Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Soal desakan lockdown, atau karantina dalam versi pemerintah, Anies mengatakan, hal itu merupakan salah satu opsi yang tengah dibahas Pemprov DKI untuk meredam penularan virus corona. “Itu termasuk yang sedang dibahas. Nanti kalau sudah final, kita akan umumkan,” tuturnya.
Yang pasti, kata Anies, Forkopimda sudah membahas parameter soal kemungkinan dilakukannya karantina wilayah. “Tapi nanti finalnya, seperti yang anda tahu, kami biasanya kalau sudah final baru diumumkan,” tutupnya.
Baca juga : Cegah Penyebaran Corona, AFF Batalkan 4 Turnamen
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Ari Fahrial Syam, mengatakan, Jakarta disebutnya sebagai Wuhan-nya Indonesia. Untuk mencegah penyebaran virus, maka Jakarta harus dikunci. “Kunci sudah Jakarta! Tidak boleh orang ke luar dari Jakarta. Kan sudah ada di Tegal itu ternyata kasus baru berasal dari Jakarta. Jakarta ini menjadi Wuhan-nya,” desak dia.
Menurut dia, sangat berbahaya jika virus akhirnya menyebar ke daerah dengan fasilitas kesehatan yang mini. Ari menuturkan, di Jakarta yang merupakan ibu kota negara saja, alat pelindung diri (APD) masih kurang. Apalagi di daerah yang sumber dayanya terbatas. Jakarta juga masih punya cadangan dokter. Di daerah, tidak bisa dipastikan.
Baca juga : Baznas Gelar Cash For Work
“Apakah kita mengimpor (dokter) dari Jakarta ke daerah? Yah tidak mungkin, Jakarta saja udah kewalahan,” tandasnya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya