Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Beroperasi Penuh Agustus 2026
Rabu, 15 Juli 2026 12:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat pengembangan jaringan transportasi berbasis rel dengan menuntaskan pembangunan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.
Rencana tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau progres pembangunan LRT Jakarta pada Selasa (14/7/2026). Menurutnya, proyek LRT Jakarta akan menjadi salah satu tonggak penting dalam transformasi sistem transportasi Jakarta.
"LRT Jakarta ini sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui Jakpro. Kemudian Jakpro mempunyai anak perusahaan yang namanya LRT Jakarta," kata Pramono.
Pramono mengungkapkan progres pembangunan LRT Jakarta saat ini telah mencapai sekitar 95 persen. Pemerintah menargetkan proyek tersebut dapat diresmikan oleh Presiden pada Agustus 2026 setelah seluruh tahapan pengujian dan perizinan selesai.
"Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun, apa ya, legasi yang mengubah wajah Jakarta. Karena selama ini utara ke pusat itu sering kali menghadapi handicap, apa, kemacetan yang luar biasa," jelas Pramono.
LRT Jakarta fase terbaru akan menghubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai sepanjang 12,2 kilometer dengan total 11 stasiun. Jalur ini diharapkan menjadi salah satu tulang punggung transportasi publik baru di Jakarta dan memperkuat integrasi antarmoda.
"Dan saya sudah memutuskan untuk langsung dibangun sampai dengan Dukuh Atas, kurang lebih 2 kilometer lagi," tuturnya.
Perpanjangan ke Dukuh Atas
Baca juga : Kemhan Jelaskan Mengapa Manajer Koperasi Merah Putih Harus Ikut Latsarmil
Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan jalur lanjutan dari Manggarai menuju Dukuh Atas dimulai pada awal 2027. Berdasarkan revisi rencana proyek, jalur tambahan tersebut memiliki panjang sekitar 2,1 kilometer dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp2,7 triliun dan ditargetkan selesai pada 2028.
"Kalau kemudian sampai Dukuh Atas tambah 2 kilometer lagi, tidak ada pembebasan lahan sehingga tidak ada handicap untuk menunggu pembebasan lahan," kata Pramono.
Ia juga meminta agar pembangunan jalur Manggarai-Dukuh Atas dapat diselesaikan sesuai target sehingga seluruh jaringan LRT Jakarta semakin terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
"Saya tadi juga sudah minta kepada Ibu Asisten Keuangan untuk pembangunan dari Manggarai ke Dukuh Atas selesai di tahun 2028," ujarnya.
Terhubung MRT
Menurut Pramono, keberadaan jalur LRT hingga Dukuh Atas akan memperkuat konektivitas dengan MRT Jakarta sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien.
Sebagai contoh, masyarakat dari kawasan Pondok Labu nantinya diperkirakan dapat menuju Kelapa Gading dengan waktu tempuh kurang dari satu jam melalui integrasi MRT dan LRT.
"Yang dari Pondok Labu ingin makan di Kelapa Gading, waktunya di bawah satu jam. Karena dari Pondok Labu naik MRT kemudian ganti naik LRT, kurang lebih satu jam lah," tutur Pramono.
80 Ribu Penumpang per Hari
Pemerintah DKI Jakarta memperkirakan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai mampu melayani hingga 80 ribu penumpang setiap hari setelah beroperasi secara normal.
Baca juga : Jakarta Modern Ensemble Gelar Konser Perdana 30 Juli 2026
"Kami sudah menghitung dan memperkirakan untuk dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai, kalau kemudian transportasinya sudah normal dengan LRT, diperkirakan sampai dengan 80.000 penumpang," jelas Pramono.
Tarif Mengacu pada Skema MRT
Terkait tarif, Pramono menegaskan besaran tarif LRT Jakarta masih akan dibahas lebih lanjut. Namun, pemerintah mempertimbangkan skema perhitungan yang selama ini diterapkan pada MRT Jakarta sebagai referensi.
"Patokan yang digunakan untuk menghitung MRT itu bisa digunakan referensinya untuk LRT. Walaupun tentunya LRT pasti ininya berbeda," kata Pramono.
Pramono menjelaskan pembangunan jalur lanjutan menuju Dukuh Atas sepenuhnya menjadi penugasan Pemprov DKI Jakarta sehingga pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Untuk sampai dengan Dukuh Atas, karena Jakpro ini kan penugasan dan transportasi itu merupakan penugasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, masih menggunakan APBD Pemerintah DKI Jakarta," terangnya.
Dua Jalur Baru ke JIS dan Whoosh Halim
Selain pembangunan hingga Dukuh Atas, Pemprov DKI Jakarta juga mulai menyiapkan pengembangan dua koridor baru LRT Jakarta.
Koridor pertama akan menghubungkan jaringan LRT menuju Jakarta International Stadium (JIS), sedangkan koridor kedua direncanakan menuju Stasiun Whoosh Halim agar terintegrasi dengan layanan kereta cepat.
"Nantinya dari sini LRT Jakarta ini ada dua rute baru yang akan kita kembangkan. Yang satu ke JIS, yang sebenarnya trayeknya itu sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan. Yang satu lagi ke KCIC, ke Whoosh Halim," lanjut Pramono.
Persiapan Operasi Berjalan Paralel
Baca juga : 4 SMA Unggul Garuda Baru Siap Beroperasi Juli 2026, Tampung 307 Siswa
Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, mengatakan seluruh proses pemulihan fasilitas umum yang terdampak pembangunan dilakukan secara bertahap bersamaan dengan penyelesaian proyek.
"Jadi terkait dengan fasilitas yang terdampak oleh pembangunan ini, itu menjadi komitmen kami Jakpro, berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga, untuk mengembalikan ke kondisi semula dan lebih baik," kata Iwan.
Menurut Iwan, setelah diresmikan pada Agustus mendatang, layanan LRT Jakarta akan langsung melayani penumpang hingga Stasiun Manggarai.
"Untuk pembangunan lanjutan, kita akan mulai di awal 2027. Kajiannya sudah berjalan di kami dan juga kajian teknisnya," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya