Dark/Light Mode

Tri Adhianto Dorong Bantargebang Jadi Pusat Energi dan Industri Hijau

Jumat, 28 Agustus 2026 07:59 WIB
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kedua kanan) memberikan keterangan mengenai rencana transformasi kawasan Bantargebang menjadi hub energi dan industri hijau berbasis ekonomi sirkular, disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri) dan pejabat di Bekasi. Kehadiran teknologi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) menjadi langkah awal untuk mengubah citra kawasan tersebut dari tempat pembuangan sampah menjadi pusat inovasi energi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kedua kanan) memberikan keterangan mengenai rencana transformasi kawasan Bantargebang menjadi hub energi dan industri hijau berbasis ekonomi sirkular, disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri) dan pejabat di Bekasi. Kehadiran teknologi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) menjadi langkah awal untuk mengubah citra kawasan tersebut dari tempat pembuangan sampah menjadi pusat inovasi energi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut kawasan Bantargebang memasuki babak baru, dari yang selama ini identik dengan tempat pembuangan sampah menjadi kawasan yang diarahkan sebagai pusat energi, inovasi, dan industri hijau.

Menurut Tri, pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) menjadi salah satu langkah awal dalam transformasi tersebut.

Baca juga : Jakarta Targetkan 2029 Sampah Terkelola 100 Persen

Namun, keberadaan teknologi pengolahan sampah perlu diikuti perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

“Perubahan dimulai dari hal sederhana: kurangi, pilah, dan kelola sampah dari rumah," tutur Tri dikutip dari laman Facebooknya, Jumat (28/8/2026).

Baca juga : Tinjau Lahan 100 Hektare Di Tangerang, Pram: Ciangir Bukan Bantargebang Baru

Tri mengatakan, transformasi Bantargebang tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sampah, tetapi juga upaya membangun ekonomi sirkular yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap, pada masa mendatang, Bantargebang tidak lagi dikenal semata-mata karena gunungan sampah, melainkan karena inovasi dan penerapan ekonomi sirkular yang dapat menjadi kebanggaan warga Kota Bekasi.

Baca juga : Universitas Trisakti Dorong Transformasi Industri Hijau UMKM Dodol D’Tungku Bojonggede

“Kita ingin suatu hari nanti Bantargebang dikenal bukan karena gunungan sampahnya, tapi karena inovasinya, circular ekonominya dan kebanggaan bagi warganya.”

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.