Dark/Light Mode

Disamperin Wabah Corona

45 Pasar Sudah Pernah Ditutup

Minggu, 2 Agustus 2020 01:39 WIB
Petugas menyemprotkan desinfektan di Pasar Becek Pondok Labu, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6), setelah satu pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan massal dari Puskesmas Cilandak. Pasar ini pun ditutup selama tiga hari hingga Senin (30/6) karena dilakukan proses sterilisasi.
Petugas menyemprotkan desinfektan di Pasar Becek Pondok Labu, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6), setelah satu pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan massal dari Puskesmas Cilandak. Pasar ini pun ditutup selama tiga hari hingga Senin (30/6) karena dilakukan proses sterilisasi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPW Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) DKI Jakarta, Miftahudin menyatakan, pihaknya berusaha agar DKI Jakarta tidak menjadi provinsi tertinggi klaster Covid-19 pasar tradisional.

Baca juga : Anies Klaim Pasar Sudah Aman, Benarkah?

Berdasarkan data terkini Ikappi, sudah sekitar 45 pasar yang telah ditutup sementara di DKI Jakarta. Melihat hal itu, pihaknya tengah menarget 155 pasar untuk diberdayakan dan diedukasi.

Baca juga : Gelombang Kedua Wabah Corona Diprediksi Hantam Inggris 2 Pekan Lagi

"DKI Jakarta merupakan provinsi tertinggi atas penularan Covid-19 di klaster pasar dalam kurun waktu sebulan terakhir. Misalnya di Pasar Cempaka Putih dari 98 yang test swab, 70 di antaranya dinyatakan positif," papar Miftahudin.

Baca juga : Vietnam Telusuri Penularan Corona Dari Warga China Ilegal

Ikappi menilai, PD Pasar Jaya kurang aktif memberi edukasi dan sosialisasi terhadap bahaya Covid-19. Imbasnya, ada dis-informasi di level paling bawah, yakni para pedagang. "Kita akan terjun lakukan edukasi protokol kesehatan secara masif. Begitu juga ada program pembagian 200 ribu masker," ungkapnya. (FAQ)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.