Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPW Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) DKI Jakarta, Miftahudin menyatakan, pihaknya berusaha agar DKI Jakarta tidak menjadi provinsi tertinggi klaster Covid-19 pasar tradisional.
Baca juga : Anies Klaim Pasar Sudah Aman, Benarkah?
Berdasarkan data terkini Ikappi, sudah sekitar 45 pasar yang telah ditutup sementara di DKI Jakarta. Melihat hal itu, pihaknya tengah menarget 155 pasar untuk diberdayakan dan diedukasi.
Baca juga : Gelombang Kedua Wabah Corona Diprediksi Hantam Inggris 2 Pekan Lagi
"DKI Jakarta merupakan provinsi tertinggi atas penularan Covid-19 di klaster pasar dalam kurun waktu sebulan terakhir. Misalnya di Pasar Cempaka Putih dari 98 yang test swab, 70 di antaranya dinyatakan positif," papar Miftahudin.
Baca juga : Vietnam Telusuri Penularan Corona Dari Warga China Ilegal
Ikappi menilai, PD Pasar Jaya kurang aktif memberi edukasi dan sosialisasi terhadap bahaya Covid-19. Imbasnya, ada dis-informasi di level paling bawah, yakni para pedagang. "Kita akan terjun lakukan edukasi protokol kesehatan secara masif. Begitu juga ada program pembagian 200 ribu masker," ungkapnya. (FAQ)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya