Dark/Light Mode

Terungkap 7 Pejabat DKI Terpapar Corona

Kalau Ditutup-tutupi, Gimana Bisa Distop Penyebarannya

Sabtu, 29 Agustus 2020 07:23 WIB
Ilustrasi petugas melakukan tes Swab Covid-19 kepada warga di Gambir, Jakarta. (Foto : Rakyat Merdeka/Tedy Kroen)
Ilustrasi petugas melakukan tes Swab Covid-19 kepada warga di Gambir, Jakarta. (Foto : Rakyat Merdeka/Tedy Kroen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga menyesalkan kenapa bukan dari awal dibuka ke publik nama-nama pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang terpapar virus corona atau Covid-19.

“Bagusnya dari awal diungkap ke publik dong, siapa-siapa saja pejabat DKI yang terpapar corona. Kalau ditutup-tutupi, gimana bisa distop penyebarannya. Kan perlu dilakukan tracing serta isolasi bagi orang yang pernah kontak dengan pasien positif,’’ kesal Agus.

Dia meminta agar ke depan, setiap pejabat DKI terpapar corona, langsung diumumkan ke publik. Ini bukan aib, tetapi menyangkut keseriusan untuk menghentikan penyebaran virus tersebut.

Berita Terkait : Gelar Razia Rutin Ventilasi Gedung Perkantoran dan Mall

Berdasarkan catatan Rakyat Merdeka setelah sempat tak terekspose, akhirnya nama-nama pejabat Pemprov DKI Jakarta yang positif Covid-19 dibuka ke publik. Itu pun setelah sejumlah nama- nama pejabat tersebut diketahui terpapar penyakit mematikan itu dari sumber lain, bukan dari pejabat DKI.

Misalnya saja, kasus positif Covid-19 Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasruddin. Kabar positif Arief itu didapat Rakyat Merdeka pada Rabu (19/8) dari sumber lain yang bukan pejabat.

Tetapi dari tokoh masyarakat Jakarta Selatan, yang juga sahabat Arief, yakni Ketua Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya, Syarief Hidayatulloh.

Berita Terkait : Bos Kadin Jakarta Dorong Anak Muda Tekuni Bisnis Pertanian

Menurut dia, Arief sudah istirahat dan isolasi selama hampir dua pekan. Belakangan ini, sejumlah pejabat yang positif Covid-19 secara resmi diakui oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah.

Ada tujuh pejabat Pemprov DKI terpapar Covid-19. Tujuh pejabat yang dinyatakan positif Covid-19 adalah Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta Reswan W Soewaryo, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari, Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin, Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah Idris, dan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Amin Subekti.

“Hasil dariswab test, sejumlah pejabat hasil tesnya positif,” kata Saefullah dalam keterangannya, Kamis (27/8).

Berita Terkait : Waspadai Klaster Wisata Dan Tempat Hiburan Ya...

Saefullah mengungkapkan, pejabat-pejabat tersebut termasuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) sehingga diwajibkan menjalankan isolasi mandiri. Meski demikian, para pejabat tersebut tetap bekerja dan memberikan pelayanan dari rumah.

“Saat ini melakukan isolasi mandiri dan tetap menjalankan tugas dari rumah. Mereka tidak ada gejala apapun, sehingga mereka tetap bertugas meskipun tanpa interaksi langsung di kantor. Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan pegawai,” ungkapnya.
 Selanjutnya