Dark/Light Mode

Tingkat Kematian Turun Lagi

Hati-hati, Positivity Rate di Jakarta Kini 13 Persen

Jumat, 4 September 2020 18:27 WIB
Tingkat Kematian Turun Lagi Hati-hati, Positivity Rate di Jakarta Kini 13 Persen

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, DKI Jakarta masih merajai tangga teratas provinsi yang paling banyak menyumbang jumlah kasus positif Covid-19, dengan jumlah 895. Di belakangnya, Jawa Barat dan Jawa Timur menguntit, masing-masing menguntit dengan angka 385 dan 350.

Dengan 895 kasus baru, total kasus terkonfirmasi di Jakarta kini berjumlah 44.604.

Baca juga : Jakarta Cetak Rekor Lagi, Positivity Rate Naik Jadi 12,5 Persen

Jumlah kasus baru sebanyak itu, diperoleh dari hasil tes PCR terhadap 9.248 spesimen, yang diambil dari 7.491 warga DKI. Proporsi jumlah orang yang dites PCR pada hari ini, kini mencapai 41 persen.

Dalam sepekan terakhir, jumlah warga DKI yang telah dites PCR mencapai 51.796 orang. Telah melebihi empat kali lipat standar WHO, yang menargetkan pengujian PCR minimal 10.645 per minggu untuk Ibu Kota.

Baca juga : Hati-hati, Positivity Rate Jakarta Kini Tembus 11,2 Persen

Sedangkan tes PCR total per sejuta penduduk, kini berjumlah 62.767 (nasional: 5.060).

Dalam sepekan terakhir, positivity rate di Jakarta dilaporkan mencapai angka 13 persen (nasional 17,9 persen). Secara total, angkanya terpatok di 6,7 persen (nasional 13,7 persen).

Baca juga : Angka Kematian Tinggi, IDI Analisis Pola Penyebaran Covid di Klaster Tenaga Medis

Tingginya angka positivity rate dalam sepekan terakhir ini, tentunya perlu diwaspadai, karena menandakan situasi pandemi sudah berbahaya.

Angka tersebut telah melebihi 2 kali lipat standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang menetapkan batas maksimal standar positivity rate sebesar 5 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.