Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bantu Penanganan Covid-19
BUMD DKI Diminta Setor Dividen Dan Dana CSR
Minggu, 6 September 2020 06:20 WIB
Sebelumnya
Dividen Terbanyak
Seperti tahun lalu, tahun ini PT Delta Djakarta Tbk bakal menyetor dividen terbanyak di antara BUMD DKI Jakarta yakni Rp 81,9 miliar. Jumlah itu didapat dari saham milik Pemprov DKI di Delta Djakarta sebanyak 210,20 juta lembar atau 26,25 persen dari total saham perusahaan produsen minuman beralkohol tersebut.
Dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen Delta Djakarta melaporkan akan membagikan dividen Rp312,25 miliar atas kinerja laba tahun buku 2019. Pembagian dividen tersebut merupakan salah satu hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan di Jakarta, 26 Agustus lalu.
Dividen untuk pemegang saham akan dibagikan dalam dua bentuk. Yakni dividen tunai reguler dan dividen tunai khusus. Emiten berkode saham PT Delta itu akan membagikan dividen reguler Rp 30 per saham atau senilai Rp 24,01 miliar.
Baca juga : Retno Selamatkan Wajah NKRI
Sedangkan dividen khusus yang dibagikan mencapai Rp 360 per saham atau Rp 288,23 miliar. Total dividen yang akan dibagikan mencapai 98 persen dari total laba bersih Delta Djakarta tahun buku 2019.
Manajemen Delta Djakarta melaporkan penurunan kinerja antara lain karena kenaikan tarif cukai, penghapusan fasilitas bebas cukai di Batam, perlambatan perekonomian, dan ketidakpastian seputar pemilihan umum di Indonesia.
Hingga semester I/2020, kinerja Delta juga terhuyung akibaat dampak pandemi Covid-19 karena tempat pariwisata banyak ditutup. Penjualan bersih turun 47,7 persen, turun Rp 203 miliar. Penurunan pendapatan membuat laba komprehensif turun 73,8 persen menjadi Rp 37,6 miliar.
Menurut manajemen, di sisa tahun berjalan kondisi usaha akan tetap menantang bagi industri, karena situasi Covid-19 dan pengaruhnya terhadap sektor ritel, travel dan pariwisata masih belum pasti. “Mengingat hal ini, perseroan akan terus mengembangkan strategi dan mengelola biaya dengan baik dalam menghadapi tantangan ini,” tulis manajemen Delta Djakarta.
Baca juga : Media Asing Soroti Limbah Medis Masuk Sungai Cisadane
Lakukan Terobosan
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengungkapkan, PT Delta Djakarta tercatat sebagai penyumbang dividen terbesar di Jakarta setiap tahunnya. Menurut dia, BUMD lain seharusnya meniru kinerja prusahaan ini dengan melakukan banyak terobosan.
“Saya harap BUMD punya terobosan untuk pendapatan yang optimal, karena saat ini semua sedang jatuh. Saya minta support pendapatannya untuk kita dalam bentuk dividen,” ujar Prasetyo di Jakarta, kemarin.
Dia menilai karena setoran dividen Delta Djakarta maka dividen yang telah dicatatkan perusahaan pelat merah milik DKI dalam laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P2APBD) tahun anggaran 2019 cukup memuaskan.
Baca juga : Bantu Tangani Covid-19, Pertamina Group Sudah Rogoh Kocek Rp 1,4 Triliun
“Saya apresiasi atas penca- paian tahun 2019 bahkan telah mendapatkan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian),” katanya. [MRA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya