Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - DKI Jakarta masih mampu menangani pasien Covid-19. Hal itu didasari dari pengecekan langsung, pengamatan, dan juga inspeksi mendadak (sidak) di lapangan.
Demikian ditegaskan Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto. “Per 13 September 2020 Pukul 12 siang dapat kami sampaikan, untuk DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19,” ujarnya, saat memberikan keterangan pers Menteri Kesehatan yang disiarkan Sekretariat Presiden, Senin (14/9).
Baca juga : 88 Wartawan MNC Media Positif Covid-19
Terawan merincikan, untuk merawat pasien Covid gejala sedang, masih terdapat ruang isolasi pasien yang kosong berjumlah 1088 tempat tidur dari 4271 tempat tidur yang ada. Dalam beberapa hari ke depan, ruang isolasi ini akan ditambah sebanyak 1022 tempat tidur, sehingga menjadi 5293 tempat tidur.
Sedangkan untuk merawat pasein dengan gejala berat, yang perlu ruang ICU, terdapat ruang ICU kosong berjumlah 115 tempat tidur dari 584 yang tersedia. “Dalam beberapa hari ke depan dapat ditambah 138 tempat tidur ICU, sehingga total menjadi 722 tempat tidur,” katanya.
Baca juga : Jalani Tes Kesehatan, Cabup Mayor Nanta Negatif Covid-19
Selain itu, pemerintah disebutkan juga bekerja keras menurunkan angka kematian. Dikatakan, rata-rata kematian di Indonesia menurun dari 4,49 persen menjadi 3,99 persen. Meski masih sedikit lebih rendah dari rata-rata kematian dunia yang mencapai 3,18 persen.
“Angka kematian sebesar 3,99 persen, mengalami penurunan dibandingkan angka kematian seminggu sebelumnya yang mencapai 4,2 persen,” tutupnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya