Dark/Light Mode

Berharap Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

DKI Kantongi 4,6 Miliar Dari Hasil Denda PSBB

Sabtu, 26 September 2020 07:18 WIB
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria (tengah) mengecek pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan SCBD, Jakarta. (Foto: Facebook)
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria (tengah) mengecek pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan SCBD, Jakarta. (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengantongi duit Rp 4,6 miliar dari hasil denda para pelanggar protokol kesehatan di masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sejak Jakarta memperketat PSBB, Senin (14/9), ratusan kantor, kafe, restoran dan hotel ditutup sementara. Tak hanya itu, banyak juga masyarakat yang didenda lantaran melanggar protokol kesehatan.

Berita Terkait : PSBB Jakarta, Penumpang Angkutan Umum Jakarta Turun 22 Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, dari sejumlah pelanggaran itu Pemprov DKI Jakarta berhasil mengantongi uang Rp 4,6 miliar.

"Uang itu terkumpul dari hasil denda warga yang tidak menggunakan masker, dan unit usaha yang melanggar protokol Covid-19,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : Yuk, Terapkan Protokol Kesehatan Di Rumah

Meski begitu, Riza tak menjelaskan lebih detail terkait jumlah uang yang berhasil dikumpulkan dari denda pelanggaran PSBB tersebut. Dia hanya mengingatkan kembali pentingnya melaksanakan protokol kesehatan.

Selama PSBB diperketat, kata Riza, sekitar 20.000 aparat TNI, Polri dan Satpol PP DKI diterjunkan untuk melaksanakan operasi yustisi pelanggaran protokol kesehatan di Jakarta. Selain itu, sebanyak 5 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dilibatkan. Mereka memantau semua unit-unit kegiatan masyarakat agar sepenuhnya melaksanakan protokol kesehatan.
 Selanjutnya