Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Besok Menteri Luhut Dan Menhub Bertemu, Bahas Pesawat Boeing 737 Max 8
Senin, 11 Maret 2019 15:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Besok, Selasa (12/3) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akan bertemu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Pertemuan tersebut untuk membahas pesawat Boeing 737 MAX 8. Sebagaimana diketahui, pesawat yang digunakan maskapai Ethiopian Airlines itu jatuh kemarin. Pesawat jenis ini juga digunakan Lion Air dan jatuh pada Oktober 2018 silam.
"Saya akan besok pertemuan, tadi malam saya sudah bicara Menteri Perhubungan, kita akan dengar dulu beberapa laporan. Nanti akan tentukan bagaimana anu (sikap) pemerintah," katanya di Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (11/3/) Luhut sendiri belum berani banyak berkomentar soal Boeing 737 MAX 8. Termasuk, kelanjutan maskapai-maskapai dalam negeri yang menggunakan pesawat jenis ini.
Baca juga : Menteri Keuangan Jenguk Bu Ani Di Singapura
"Saya belum berani mengomentari lebih jauh Boeing 737 MAX 800 (MAX 8) itu. Biar saja nanti setelah kita dengar, tadi malam saya sudah bicara Menteri Perhubungan, besok pagi kami akan dengar laporannya, nanti setelah itu kita lihat," ujarnya.
Untuk diketahui, pesawat buatan Amerika Serikat (AS) ini masih dioperasikan maskapai dalam negeri, yaitu Lion Air yang mengoperasikan 10 unit.
Baca juga : Prabowo Menyakitkan
Disampaikan lewat pesan singkat dari Coorporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro,"Lion Air mengoperasikan 10 Boeing 737 MAX 8, Thai Lion Air mengoperasikan 2 Boeing 737 MAX 9." [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya