Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Cegah Corona Saat Libur Panjang
Emil Perketat Pengawasan Di Tempat Wisata
Rabu, 21 Oktober 2020 05:51 WIB
Sebelumnya
Di Rumah Saja
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Iwan Ariawan menyarankan, masyarakat lebih baik tetap tinggal di rumah selama libur panjang. “Sudah ada contohnya beberapa waktu lalu. Usai libur panjang, dua pekan setelahnya, terjadi peningkatan kasus Covid- 19,” kata Iwan, dalam keterangannya, kemarin.
Baca juga : Libur Panjang, Lebih Baik Di Rumah Saja
Penularan terjadi, lanjutnya, karena pergerakan penduduk selama liburan tersebut. Sebab, pergerakan penduduk baik wisatawan maupun ke luar kota, susah untuk menerapkan protokol kesehatan.
‘’Makanya, jika terpaksa harus berkegiatan di luar rumah, maka terapkan 3M, yakni Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan di air mengalir,’’ sarannya.
Baca juga : Libur Panjang, Wagub Ariza Minta Warga DKI Nggak Keluar Kota
Hal sama disampaikan Epidemiolog UI lainnya, Pandu Riono. Dia menyatakan, berwisata saat libur panjang, bisa tidak berisiko meningkatkan kasus Covid-19, asalkan masyarakat menghindari tempat wisata yang kerumunan orang. Selain itu, pilih tempat yang terbuka.
“Ingat selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Rencanakan liburan dengan matang dan selalu waspada. Hindari kerumunan di rest area, hindari tempat wisata penuh sesak, dan sejenisnya. Pilih tempat terbuka,” saran Pandu kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Kang Emil Siap Ketatkan Seluruh Pintu Masuk Dan Tempat Wisata Di Jawa Barat
Hindari Kerumunan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warganya tak liburan ke luar kota saat libur panjang akhir Oktober 2020.
Hal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau klaster libur panjang. “Kami mengimbau supaya sedapat mungkin warga Jakarta tidak keluar kota. Apalagi melakukan kegiatan kerumunan. Kita belajar dari peristiwa dua kali libur panjang di Jakarta, langsung terjadi peningkatan signifikan,” imbau Riza. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya