Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Terkait City of Intellectual, anak buah Surya Paloh ini menyebut, setiap kota di Indonesia tidak bisa dipukul rata. Setiap kota punya ciri khasnya sendiri.
Pembelaan juga datang dari Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni. Menurut dia, Jakarta masih terus berupaya menjadi kota modern.
Dia menganggap sindiran Mega sebagai nasihat untuk menjadikan Jakarta lebih baik lagi. “Kita anggap saja statement ibu Mega sebagai nasihat orangtua ke anak-anaknya agar mereka bisa lebih baik,” imbuhnya.
Baca juga : Hari Ini Layanan Perpanjang SIM Di Jakarta Ada Di 5 Lokasi
Sahroni memandang, saat ini Jakarta sudah menjadi kota yang semakin rapi dan terintegrasi. Untuk pembangunan Jakarta diperlukan kerja bersama.
Hal senada dikatakan Wakil Gubernur DKi Jakarta, Ahmad Riza Patria. Menurutnya, masyarakat Jakarta tidak mungkin menutup mata dengan berbagai kemajuan dan terobosan baru yang dilakukan. Jakarta sekarang menjadi kota yang teramat maju untuk ukuran Indonesia.
Selama memimpin Jakarta, Anies dan dirinya terus berupaya menghadirkan hal-hal baru di ibu Kota. Kerja-kerja yang dilakukan demi kemajuan kota ini berlandaskan Undang-Undang dan peraturan yang berlaku dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Baca juga : Real Madrid Vs Internazionale, Diserang Wabah Corona
Kader Gerindra ini menganggap kritik Mega sebagai penyemangat agar terus berinovasi dan memperbaki Jakarta agar tampil lebih menawan. “Siapapun memberikan masukan dan kritik, kami anggap sebagai obat penyemangat,” pungkasnya.
Bagaimana tanggapan pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio terkait kritikan Mega dan pembelaan NasDem terhadap Anies? Menurutnya, saat ini hubungan Anies dan NasDem lagi mesra-mesranya. Hal ini setelah Ketua Umum nasdem Surya Paloh bertemu dengan Anies. “Jadi memang yang menjaga Anies ya NasDem,” cetusnya saat dihubungi, semalam.
Hendri menyebut keinginan Mega menempatkan kadernya lagi di Jakarta sudah terbukti. Bahkan saat ini sudah ancang-ancang. Nantinya, peta 2024 akan berubah drastis. “Di 2024, kemungkinan besar koalisinya tidak seperti di 2014 dan 2019,” tukasnya. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya