Dark/Light Mode

Mall Dan Kantor Dibuka Tapi Minim Penindakan, Covid Pun Makin Parah

Biar PSBB Transisi Bergigi, Pemda Kudu Gaet TNI-Polri

Kamis, 17 Desember 2020 07:25 WIB
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyemprotkan cairan disinfektan di Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyemprotkan cairan disinfektan di Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi tak mampu mengerem penularan Covid-19 di ibukota. Penyebabnya, lemahnya pengawasan terhadap protokol kesehatan (prokes). Untuk mengatasi kendala itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disarankan menggandeng kepolisian dan TNI.

Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Basri Baco menilai, kunci untuk menekan penularan Covid-19 adalah penegakan hukum.

“Berkali-kali saya ngomong, logikanya pasti kalau ekonomi dibuka, pasar dibuka, mall dibuka, kantor-kantor dilonggarkan terus minim penindakan, pasti (kasus) akan naik terus,” ungkap Baco saat dihubungi, kemarin.

Baca juga : Mulai Jumat, Keluar-Masuk Jakarta Wajib Sertakan Hasil Tes Cepat Antigen

Anggota Komisi E DPRD DKI ini menegaskan, perlu ada kontrol dan pengawasan yang ketat dari pemerintah dalam menerapkan PSBB Transisi.

“Kalau memang tidak ada kontrol, tidak ada pengawasan yang ketat, edukasinya lemah, segala macam orang lebih sering urusin ekonomi, pasti (kasus) akan naik,” kritik Basri.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak menyarankan, Pemprov DKI memperketat kembali PSBB. Sebab, penambahan pasien Covid-19 di Ibu Kota belakangan ini cenderung naik.

Baca juga : Desie Minta Pemda DKI Benahi Data Penerima Bansos Di Pegangsaan Jakpus

“Tren kasus positif akhir-akhir ini terlihat naik. Dan, lahan pemakaman semakin kritis,” katanya.

Gilbert menilai, sejak awal Pemprov DKI tak mampu menangani pandemi Covid-19. Menurutnya, perlu ada keterlibatan TNI dan polisi dalam mengawasi implementasi prokes pencegahan Covid-19.

Politikus PDIP ini mengingatkan, sebentar lagi akan tiba momen libur akhir tahun. Momen itu biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul. Diharapkannya, penambahan jumlah pasien Corona akibat momen itu bisa ditekan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.