Dark/Light Mode

Kasus Covid Masih Tinggi, Warga DKI Diminta Tingkatkan Disiplin 3M

Minggu, 17 Januari 2021 19:54 WIB
Kasus Covid Masih Tinggi, Warga DKI Diminta Tingkatkan Disiplin 3M

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer), mengingat jumlah kasus Covid-19 yang terus melonjak.

Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T (testing, tracing, dan treatment), masyarakat harus aktif memutus mata rantai penularan virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, penambahan kasus saat ini banyak terjadi di lingkungan keluarga dan komunitas.

Berita Terkait : Sanksi Kudu Ditingkatkan

"Perlu tetap menerapkan 3M, di mana pun dan kapan pun. Kita harus bekerja sama menekan laju penyebarannya," ujar Dwi, dalam keterangan pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Minggu (17/1).

Per Minggu (17/1), Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan uji PCR terhadap 17.001 spesimen dari 14.997 orang yang dites. Hasilnya, 2.559 positif dan 12.438 negatif.

"Ada penambahan kasus positif sebanyak 3.395 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 836 kasus dari 1 RS BUMN dan 1 laboratorium swasta, 5 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 224.321. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 102.077," terang Dwi.

Berita Terkait : Pemerintah Pede Mampu Tangani Covid Lebih Baik

Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 410 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini ada di angka 21.679 (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan, total kasus terkonfirmasi di Jakarta sampai hari ini mencapai 227.365 kasus.

Dari total kasus tersebut, 201.907 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 88,8 persen. Total 3.779 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta, tercatat 18,9 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total, mencapai 9,5 persen. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menetapkan, standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. [HES]