Dark/Light Mode

Kasus Covid-19 Di DKI Terus Naik, Steven Minta Pemprov Introspeksi

Kamis, 31 Desember 2020 20:35 WIB
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa (Foto: Instagram/stevensmusa)
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa (Foto: Instagram/stevensmusa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Terus meningkatnya jumlah kasus positif Covid 19 akhir-akhir ini harusnya menjadi bahan introspeksi Pemprov DKI Jakarta. Demikian disampaikan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa, dalam bagian refleksi akhir tahunnya, Kamis (31/12).

Steven menyatakan, dalam sebulan terakhir, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat. Bahkan, sudah beberapa kali, penambahan kasus hariannya tembus di angka 2.000. Pemprov DKI selalu beralasan, penambahan itu akibat adanya libur cuti bersama.

Baca Juga : Akses Bandara Kertajati Dukung Ekonomi Baru Jawa Barat

"Kalau akibat cuti bersama meningkat, kenapa sampai saat ini terus melonjak? Padahal libur cuti bersamanya sudah lewat lama," kata Steven, mempertanyakan.

Politisi PDIP ini menganggap, penambahan tersebut menandakan kurang seriusnya Pemprov DKI dalam menangani kasus Covid-19. "Mari kita bersikap jujur. Saat ini, masih banyak masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Juga masih adanya rumah makan yang tidak mematuhi aturan yang sudah ada," paparnya.

Baca Juga : KAI Komitmen Jadikan Kereta Api Moda Transportasi Aman Dan Sehat

Kalaupun ada pengawasan, lanjutnya, hanya sesaat saja. Tidak dilakukan secara konsisten.

Saat ini, kata Steven, Pemprov DKI Jakarta, melalui Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, hanya bisa mengancam akan menarik rem darurat. Namun, Pemprov tidak berbenah diri.

Baca Juga : Mantap, KAI Masuk Daftar 100 Merek Termahal

"Jangan hanya menuntut masyarakat untuk disiplin menerapkan prokes (protokol kesehatan). Tapi Pemprov DKI sendiri setengah-setengah menjalankan aturan yang ada," tegas Steven. [WUR]