Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bantu Pendidikan, Perempuan Garda Nusantara Bagikan Aplikasi Smart Learning Di Kota Bogor

Jumat, 12 Maret 2021 05:12 WIB
Perwakilan PGN saat membagikan apilkasi belajar di Kota Bogor. (Foto : Istimewa)
Perwakilan PGN saat membagikan apilkasi belajar di Kota Bogor. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perempuan Garda Nusantara melalui program "PGN Peduli Pendidikan", membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, (SDM) khususnya di bidang pendidikan.

Sebagai langkah awal, PGN berkunjung ke SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk membagikan perangkat komputer tablet yang sudah diisi dengan aplikasi "smart learning" berisi konten pelajaran sekolah sesuai kurikulum pendidikan 2013.

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menyambut gembira aksi oleh Ibu-Ibu yang tergabung dalam PGN. "Kami salut dan terima kasih atas kepedulian PGN kepada anak-anak kami. Kami berharap langkah simpatik dari PGN ini bisa menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lain untuk peduli pada dunia pendidikan di Indonesia. Pemkab Bogor tetap akan bekerja sama dengan PGN agar program ini dapat terus berjalan dan bisa menjangkau sebanyak mungkin siswa di Kabupaten Bogor," ujar Iwan Setiawan dalam sambutannya.

Berita Terkait : Mantul! Penjualan Produk Kecantikan Lokal Di Tokopedia Meroket

Connie Rahakundini Bakrie, salah ketua PGN, menjelaskan, aplikasi "smart learning" yang dibagikan ini mempunyai beberapa keunggulan.

"Aplikasi 'smart learning' ini adalah media pembelajaran yang berbasis 'online' dan 'offline', di mana media ini berupa tablet dan di dalamnya ada aplikasi penunjang pembelajaran yang terintegrasi dan interaktif antara guru dan siswa. Aplikasi ini tidak membutuhkan ruang penyimpanan data (server) yang besar, hanya dengan menyimpan di laptop guru, aplikasi ini sudah bisa berjalan," jelas Connie.

Manfaat lain aplikasi "smart learning", jelas Connie, antara lain konten dari aplikasi ini menyesuaikan dengan kebutuhan guru, bahan materi bisa dibuat sendiri oleh guru atau mengambil di internet dan memiliki fitur absen "online", "e-book', video, audio, gambar, dan bahan ujian.

Berita Terkait : Indonesia-Jerman Deklarasikan Kerja Sama Bidang Kesehatan

Connie mengaku telah menyiapkan "support system" untuk pengoperasian aplikasi "smart learning" ini. Sedangkan untuk "up date" konten dari aplikasi tersebut, Connie menjelaskan tetap akan mengikuti panduan kurikulum yang telah ditetapkan pemerintah, dalam ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kami mengharapkan aplikasi ini dapat membantu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) baik di sekolah maupun di rumah. Kami juga berharap kepedulian kami di dunia pendidikan ini bisa membantu percepatan pengembangan SDM Indonesia unggul yang juga menjadi prioritas utama dari pemerintahan Presiden Jokowi," lanjut Connie.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Cisarua Wawan Rojali sangat bersyukur atas bantuan dari PGN ini. "Bagi kami bantuan ini sungguh luar biasa berarti, karena akan sangat membantu guru dan anak didik dalam proses belajar mengajar. Juga akan membantu meringankan tugas para guru dalam mengajar," kata Wawan.

Berita Terkait : Alexa Townhouse, Hunian Berkonsep Smarthome Di Pusat Kota Bogor

Lebih lanjut Connie Rahakundini memaparkan, PGN juga akan melakukan hal yang sama di Kabupaten Bandung, Jabar, dalam waktu dekat. "Kami sangat 'concern' agar anak-anak muda Indonesia mendapatkan hak belajar yang baik, inklusif, toleran dan tetap mengikuti perkembangan teknologi informasi," pungkas Connie. [IPL]