Dewan Pers

Dark/Light Mode

Polisi Lagi Getol Berantas Preman

Sikat Sampai Akarnya, Jangan Kasih Kendor

Kamis, 17 Juni 2021 06:57 WIB
Tim Pemburu Preman bersama anggota Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Barat menangkap 22 orang tersangka preman karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan Jakarta Barat, Jumat (11/6/2021). (Foto: ANTARA/Humas Polres Metro Jakarta Barat)
Tim Pemburu Preman bersama anggota Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Barat menangkap 22 orang tersangka preman karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan Jakarta Barat, Jumat (11/6/2021). (Foto: ANTARA/Humas Polres Metro Jakarta Barat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Supir truk menyambut gembira tindakan kepolisian yang tengah gencar meringkus pelaku Pungutan Liar (Pungli). Mereka berharap, para preman dan pemeras dibasmi habis hingga ke akar-akarnya.

Yang teranyar, kepolisian menangkap puluhan preman yang biasa beraksi di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (15/06).

“Ada 10 orang yang kami tangkap di kawasan Blok F Pasar Tanah Abang,” ungkap Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kompol Singgih Hermawan, kemarin.

Berita Terkait : Byar Pet Listrik Kini Makin Jarang Terjadi

Singgih menjelaskan, para preman itu diringkus karena melakukan pemerasan terhadap truk dengan nomor polisi dari luar Jakarta. Truk itu biasa mengangkut baju-baju dagangan. Dalam aksinya, para preman menghalangi truk barang yang hendak keluar pasar. Para supir memberikan uang karena tidak mau ribut.

“Setiap truk, preman ini mengutip sebesar Rp 4 ribu hingga Rp 10 ribu,” ujarnya.

Singgih belum menghitung detail berapa keuntungan yang didapat para pemalak itu. Setidaknya, jika sehari ada 10 truk, preman itu bisa meraup Rp 100 ribu.

Berita Terkait : Prabowo Itu, Sedikit Bicara Banyak Kerja

“Ini melanggar, sebab sudah ada parkiran. Para supir ini sudah membayar parkir. Kami meminta sopir berani melaporkan ke polisi jika dipalak,” imbaunya.

Akhir pekan lalu, Satuan Re­serse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat juga meringkus 22 preman yang kerap meresahkan warga di wilayah Jakarta Barat.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono memaparkan, dalam operasi preman, pihaknya menyisir wilayah rawan seperti Kalideres dan Cengkareng. “Dari operasi itu, kami mengamankan uang hasil Pungli, senjata tajam, dan kupon yang dipakai modus untuk Pungli kepada sopir truk yang sedang melintas,” ungkapnya.

Berita Terkait : Perlunya Sinergi Pemerintah Dan Masyarakat Redam Lonjakan Kasus Covid-19

Operasi premanisme ini, lanjut Joko, untuk membersihkan Jakarta Barat dari aksi premanisme. Operasi ini dilakukan sesuai instruksi Presiden Jokowi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Joko mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan ke polisi jika menemukan aksi premanisme di wilayahnya.
 Selanjutnya