Dark/Light Mode

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Di Perkantoran

Prokes Harus Diawasi, Jangan Kadang Ketat, Kadang Longgar

Jumat, 4 Juni 2021 05:09 WIB
Ilustrasi. (Foto : SHUTTERSTOCK).
Ilustrasi. (Foto : SHUTTERSTOCK).

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor perkantoran atau perusahaan harus diawasi. Kinerja Satgas Covid-19 di internal perkantoran kudu digenjot lagi.

Lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Lebaran membuat pemerintah melakukan berbagai kebijakan. Harapannya, upaya antisi­patif dan preventif bisa diambil dengan cepat sehingga tidak terjadi tsunami Covid-19.

Jakarta, misalnya, mulai menyasar sektor perusahaan dan perkantoran. Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 internal di perusahaan atau di perkantoran, diminta melakukan upaya-upaya efektif menekan penularan Covid-19 di lingkungan kantor, khususnya usai libur Lebaran ini.

Berita Terkait : Jika Tak Memungkinkan, Jangan Paksa Anak Sekolah Tatap Muka

“Satgas Covid-19 perusahaan mesti memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan kantor berjalan ketat,” tegas Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta Andri Yansyah di GOR Kemayoran, Jakarta.

Andri membeberkan, petugas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak sebanding dengan jumlah perusahaan dan perkantoran di Ibu Kota. Kata dia, Satgas Covid-19 Jakarta mempunyai 54 tim.

Satu tim, lanjut Andri, mengawasi tiga perusahaan atau perkantoran. Sedangkan jumlah perkantoran dan perusahaan di DKI yang wajib lapor online dengan Kementerian Ketenagakerjaan ada 84 ribu.

Berita Terkait : Kapan Nih, Vaksin Covid-19 Bisa Digunakan Untuk Anak

“Kalau pengawasan hanya dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda), tidak efektif. Karena itu, pengawasan internal mesti ber­jalan baik,” katanya.

Menurut Andri, pengawasan ini dilakukan semata-mata untuk kebaikan perusahaan dan perkantoran tersebut, dan ini harus dilakukan secara bersama-sama.

Netizen mendukung upaya Pemda yang meminta Satgas Covid-19 internal perusahaan atau perkantoran bekerja efektif menekan penyebaran virus Corona di lingkungan perusahaan.

Berita Terkait : Ayo Dong, Daerah Kerja Sama, Jangan Pentingkan Ego Sektoral

Akun @zippiey mengatakan kondisi penanganan Covid-19 di kantornya selama 2 hari terakhir. Kata dia, update report Covid-19 tera­khir, banyak sekali tambahan kasus positif. Tidak hanya pekerja yang confirmed positive Covid-19, tapi juga yang suspek/kontak erat.
 Selanjutnya