Dark/Light Mode

Blok Makam Covid Di Jakarta Kini Diberi Nama, Ada Syuhada, Ada Santo Yosef-Arimatea

Jumat, 13 Agustus 2021 10:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat bertakziyah dengan warga yang baru saja mengantar anggota keluarganya dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Rorotan Jakarta. (Foto: Facebook)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat bertakziyah dengan warga yang baru saja mengantar anggota keluarganya dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Rorotan Jakarta. (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku selalu berupaya menyampaikan pesan penguat, dalam setiap percakapan dengan warga yang mengantarkan anggota keluarga, untuk dikuburkan di pemakaman khusus Covid-19.

"Takziyah itu sesungguhnya memang bermakna menguatkan, menghibur," ujar Anies melalui akun Facebook-nya, Jumat (13/8).

Baca juga : Anies Heran, Kalau Ada Warga DKI Yang Ngaku Sulit Dapat Vaksin

"Sering kami utarakan bahwa yang baru dikuburkan itu syahid. Insya Allah, dimuliakan dan berada di tempat mulia di sisi Allah SWT," sambung mantan Menteri Pendidikan Nasional itu.

Dari percakapan-percakapan tersebut, Anies pun berinisiatif memberi nama blok pemakaman untuk warga yang meninggal karena Covid-19, dengan pesan kemuliaan.

Baca juga : Sudah Saatnya Anies Menarik Rem Darurat

Bukan diasosiasikan sebagai korban Covid. Tak sekadar diberi nomor blok.

Blok pemakaman itu kemudian dinamai, dengan nama yang memiliki arti dan arti yang memilki pesan, yaitu Blok Makam Syuhada.

Baca juga : PPKM Mikro Di Jakarta Mulai Hari Ini, Headway MRT Jadi 10 Menit

Bagi warga yang beragama Kristen dan Katolik, Anies mengkonsultasikan nama blok dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang mewakili unsur Kristen dan Katolik. Mereka menyampaikan nama Santo Yosef (dari) Arimatea.

"Kini, blok makam itu terpampang jelas. Biarkan sanak saudara, anak-cucu yang di masa depan datang untuk berziarah akan menemui nama-nama mulia di tempat peristirahatan terakhir nenek-kakek dan leluhurnya. Barisan makam yang terjadi selama masa pandemi kali ini," pungkas Anies. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.