Dewan Pers

Dark/Light Mode

Banyak Orang Rela Jadi Relawan Vaksin

Warga DKI Ingin Cepat Merdeka Dari Pandemi

Kamis, 19 Agustus 2021 06:40 WIB
Sejumlah petugas mengenakan kostum pejuang saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 di Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (17/8/2021). (Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha)
Sejumlah petugas mengenakan kostum pejuang saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 di Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (17/8/2021). (Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Vaksinasi Merdeka yang digelar Polda Metro Jaya berjalan mulus. Target penerima vaksin Covid-19 dari kegiatan tersebut tercapai, yakni mencapai 3,06 juta orang pada 17 Agustus.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Irjen Polisi M. Fadil Imran mengatakan, program Vaksinasi Merdeka sukses karena dukungan semua elemen masyarakat.

Berita Terkait : Keren, Masyarakat Pengen Segera Bebas Dari Corona

“Semua gotong-royong, saling menolong menjadi rohnya. Walau kita lihat di kanan kiri di Jakarta banyak gedung bertingkat. Tapi, di lingkungan Rukun Warga (RW), budaya gotong-royong sangat mudah ditemui,” ujar Fadil, dalam kegiatan bertajuk “Malam Apresiasi Relawan Vaksinasi Merdeka”, di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Selasa (17/8)

Fadil bersyukur, banyak komponen masyarakat yang mau bergabung menjadi relawan, memberikan bantuan logistik, dan berbagai dukungan lainnya.

Berita Terkait : Penurunan Harga Tes PCR Bantu RI Cepat Keluar Dari Pandemi Covid-19

“Ketika saya tanya mengapa mereka mau ikut menjadi relawan vaksinasi? Mereka sampaikan, kami cinta Indonesia, kami cinta Jakarta. Kami cinta semuanya agar semua segera bisa keluar dari pandemi,” ungkapnya.

Fadil menilai, pandemi Covid-19 merupakan skenario Tuhan. Menjadi peringatan supaya semua bisa kembali kepada jati diri dan sifat khas bangsa yang memiliki jiwa gotong-royong dan saling mencintai.

Berita Terkait : Anies Rayu Warga DKI Ikut Taklukkan Pandemi

Fadil mengucapkan terima kasih untuk relawan dan dermawan yang telah memberikan dukungan, pemikiran, dan tenaganya.

“Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada penerima vaksin. Saya pikir kita bisa ada sampai titik itu, karena cinta,” tandasnya.
 Selanjutnya