Dark/Light Mode

FSPTI Desak Pemprov DKI Transparan Soal Program Jak Lingko

Kamis, 7 Oktober 2021 14:44 WIB
Sejumlah massa dari Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) melakukan aksi di depan Gedung DPRD DKI Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/10). (Foto: Ist)
Sejumlah massa dari Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) melakukan aksi di depan Gedung DPRD DKI Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/10). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah massa dari Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) kembali melakukan aksi di depan gedung DPRD DKI Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka mengkritik program Jak Lingko yang tidak jelas.

FSPTI meminta transparansi dan perubahan dalam kebijakan yang dilakukan pihak PT Transjakarta atas program Jak Lingko.

Ketua DPC FSTI Jakarta Barat Ramoth Sumihardo mengatakan, kehadirannya di Kebon Sirih untuk meminta dukungan DPRD DKI Jakarta nelalui fraksi PDI Perjuangan agar melakukan pengusutan terhadap program Jak Lingko.

Berita Terkait : Menaker: JHT Adalah Program Jangka Panjang

"Selain aksi, Kami (FSPTI) datang kembali ke DPRD DKI mempertanyakan kelanjutan aduan kami terkait persoalan program Jak Lingko yang telah merugikan kami. Maka kami minta pihak PT Transportasi Jakarta untuk transparan," kata Ramoth.

Sementara itu, Ketua DPC Jaktim Ruben Adi Saputra mengaku pihaknya akan menurunkan tim untuk mengusut dugaan kecurangan yang merugikan seluruh koperasi terkait Program Jak lingko.

"Kita akan turunkan tim untuk melakukan pengusutan soal kebocoran yang terjadi di program Jak Lingko,"  jelasnya.

Berita Terkait : Kepala Suku Di Papua Dukung LaNyalla Lanjutkan Program Jokowi

Tidak ada lagi yang boleh ditutupi dalam program Jak Lingko. FSPTI berharap DPRD DKI dari fraksi PDI Perjuangan membantu mengusut persoalan yang merugikan semua pihak, khususnya pengemudi dan pemilik angkot Jak Lingko.

Seperti diketahui, sebelumnya aksi serupa juga telah dilakukan FSPTI pada Rabu (29/9) lalu. Mereka mengadukan program pemerintah Pemprov DKI dalam program Jak Lingko yang masih karut marut.

Dalam pengaduan tersebut, FSPTI menyerahkan bukti dan dokumen dalam bentuk buku kepada DPRD DKI dari Fraksi Banteng Pandapotan Sinaga dan Pantas Nainggolan. [UMM]