Dewan Pers

Dark/Light Mode

Di KPK, Anies Pamer Keberhasilan Tangani Pandemi Di Jakarta

Selasa, 21 September 2021 11:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul. (Foto: Ist)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan sejumlah capaiannya dalam penanganan pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Hal itu disampaikannya sebelum menjalani pemeriksaan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

"Pertama, kami Alhamdulillah dulu bahwa kondisi di Jakarta sekarang pandeminya terkendali," ujar Anies di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/9).

Berita Terkait : Buruh Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Cukai Tembakau

Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu juga menekankan angka rata-rata kasus positif alias posivity rate Covid-19 di Ibu Kota sangat rendah. Angkanya kini 0,7 persen.

"Tracing di Jakarta delapan kali lipat lebih tinggi dari WHO (World Health Organization). Nah, itu kami syukuri," jelas dia.

Berita Terkait : Tiga Fungsi Kementerian Pertanian Dipreteli

Sebelum Anies, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi lebih dulu datang ke KPK. Baik Anies dan Prasetyo sama-sama diperiksa sebagai saksi kasus tersebut.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka. Mereka yakni mantan Direktur Utama Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles, Direktur PT Adonara Propertindo Tomy Ardian, Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene, dan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur Rudy Hartono Iskandar.

Berita Terkait : MotoGP, Joan Mir Pasrah Kehilangan Gelar Juara

Komisi antirasuah juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi dalam kasus ini. [OKT]