Dark/Light Mode

Banyak Warga Buang Sampah Sembarangan

Kasur Dan Lemari Bekas Nyangkut Di Pintu Air

Jumat, 22 Oktober 2021 07:05 WIB
Petugas mengerahkan alat berat untuk mengangkat tumpukan sampah di pintu air di Jakarta. (Foto: Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta)
Petugas mengerahkan alat berat untuk mengangkat tumpukan sampah di pintu air di Jakarta. (Foto: Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Selain itu, DLH menyiapkan, 47 unit road sweeper, 33 bus toilet, 35 toilet portable, dan 50 set kubus apung atau perahu ponton. DLH juga menyiapkan jalur khusus pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi Jabar.

“Untuk truk sampah yang diambil dari daerah terdampak banjir akan dibuatkan jalur khusus di TPST Bantar Gebang. Akses keluar masuk armadanya tidak menyatu dengan armada yang reguler. Ini untuk menghindari antrean,” kata Asep, di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Jaringan Kabel Udara Terus Beranak Pinak

Asep menyampaikan, UPK Badan Air Dinas LH DKI Jakarta juga memiliki 30 tenaga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang telah dilatih secara khusus dalam menangani sampah secara ekstrim.

“30 PJLP itu telah dilatih panjat tebing oleh Dinas Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan) untuk penanganan sampah dalam cuaca dan medan yang sulit saat terjadi banjir,” ungkapnya.

Baca juga : FEB UAI Bahas Peluang dan Tantangan Keuangan Syariah di Era Digital

Petugas PJLP, dibeberkannya, khusus akan menangani sampah ukuran besar yang menyumbat pintu air. Seperti, batang pohon ukuran besar, kasur, meja, lemari dan lainnya. Mereka akan turun menggunakan tali dan memotong-motong sampah ukuran besar itu menggunakan gergaji mesin. Hal ini dilakukan agar proses pembersihan dan pengangkutannya lebih mudah.

“Kami selalu mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke kali, karena sangat mengganggu sistem aliran air dan bisa memicu terjadinya banjir,” imbuh Asep.

Baca juga : Ini Anggota TNI Yang Bantu Selebgram Rachel Vennya Kabur Dari Karantina

Kepala Seksi Penyuluhan dan Humas Dinas LH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan menyebutkan, ada sejumlah lokasi yang diidentifikasi terdapat timbunan sampah cukup banyak saat musim hujan. Antara lain, ruas Kali Ciliwung Jagakarsa menuju Kali Ciliwung jembatan TB Simatupang. Kemudian, Kali Ciliwung Kalibata, Kali Ciliwung Kampung Pulo, Kali Ciliwung Manggarai, Kali Ciliwung BKB Petamburan, Kali Ciliwung Season City, dan terakhir Kali Ciliwung BKB Kalijodo menuju muara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.