Dark/Light Mode

DKI Sabet Penghargaan Kemenkes Untuk Tes Lacak Sampai Vaksinasi Covid-19

Minggu, 14 Nopember 2021 15:48 WIB
Tes Swab Covid-19 (Foto: Tedy O Kroen/RM)
Tes Swab Covid-19 (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan kategori nasional dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 tahun 2021 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pemprov DKI meraih penghargaan untuk Pelaksanaan Tes Lacak Isolasi, Penerapan K3 dan Protokol Kesehatan Covid-19, Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Terbaik, serta Indeks Keluarga Sehat (IKS).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan apresiasi dan terima kasih ke semua pihak sehingga Pemprov DKI meraih penghargaan skala nasional tersebut.

“Pencapaian ini terwujud atas peran serta seluruh pihak. Baik tenaga kesehatan, dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah, serta yang terpenting partisipasi aktif dari masyarakat yang ingin meningkatkan derajat kesehatan,” ucapnya, seperti dikutip Berita Jakarta, Minggu (14/11).

Berita Terkait : Kemenkes Tes Acak 2,5 Juta Anak Sekolah Tiap Bulan Lho

Penghargaan diberikan ke Kota Administrasi Jakarta Timur atas pelaksanaan Tes Lacak Isolasi (TLI) terbaik tingkat Kabupaten/Kota. Jakarta Timur memiliki rasio lacak sebesar 25. Artinya, dari satu kasus positif, dilacak sebanyak 25 orang yang menjadi kontak erat. 

Selain itu, pencarian kasus positif secara aktif atau Active Case Finding (ACF) dilakukan secara jitu di zona populasi berisiko, dalam hal ini RT merah, oranye, dan kuning. Penyisiran tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga di mall, pasar, dan perkantoran/tempat usaha. Bahkan, ACF pada masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Jakarta Timur mencapai 18 persen. Ini telah melampaui target yang ditentukan Kemenkes sebesar 10 persen.

Sementara, penghargaan atas penerapan K3 dan protokol kesehatan Covid-19 diberikan ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta. Kolaborasi kedua organisasi perangkat daerah tersebut dalam memastikan Satgas Covid-19 di perkantoran mampu bergerak optimal menjadi poin penting, sehingga perkantoran dapat secara aktif melaporkan kasus positif.

Berita Terkait : Rumah Bordil Di Wina Austria Tawarkan Voucher Gratis 30 Menit, Untuk Pria Yang Sudah Divaksin Covid

Transparansi terhadap data kasus perkantoran dapat diakses masyarakat melalui situs corona.jakarta.go.id. Masyarakat juga dapat melaporkan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di lingkungannya melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

Untuk penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 terbaik, diberikan ke Puskesmas Penjaringan, Jakarta Utara. Puskesmas Penjaringan termasuk pioner pelaksanaan vaksinasi malam hari dan percepatan vaksinasi bagi para nelayan serta warga pesisir di hari Sabtu dan Minggu. Total vaksinasi di Puskesmas Penjaringan untuk dosis 1 sebanyak 202.898 orang dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 169.484 orang.

Untuk IKS tertinggi tingkat nasional kategori perkotaan atas pencapaian penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK), penghargaan diberikan ke dua puskesmas, yaitu Puskesmas Kelurahan Halim 1 (Peringkat 1) dan Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur 1 (Peringkat 2). IKS dibentuk berdasarkan sejumlah indikator, yaitu keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB), ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi mendapat imunisasi dasar lengkap, keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan lain-lain.

Berita Terkait : Pertagas Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19 Di Jawa Timur

“Penghargaan ini telah membawa pelayanan kesehatan di DKI Jakarta satu langkah lebih dekat terhadap terwujudnya keluarga sehat di Ibu Kota,” pungkasnya. [USU]