Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kabid Binpres KONI Khaeroni Lulus Cumlaude Doktor UNJ, Cetak Prestasi 2,5 Tahun
Jumat, 21 Februari 2025 10:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) KONI Provinsi DKI Jakarta, Khaeroni berhasil meraih gelar doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tahun 2025 pada Kamis (20/02).
Kheroni meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasi dengan judul 'Pengembangan Latihan Drop Shot pada Mahasiswa' yang digelar secara terbuka di Gedung Pascasarjana UNJ Rawangun Jakarta, berbarengan dengan pelantikan 961 kepala daerah oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Dosen Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNJ ini menghabiskan waktu kuliah dalam tempo 2,5 tahun hingga akhirnya dinyatakan lulus dengan predikat 'summa cumlaude' atau dengan nilai IPK 4. Khaeroni adalah lulusan doktor ke 5.221 yang telah dihasilkan oleh UNJ.
Pria kelahiran Tegal tahun 1973 ini mampu memuaskan para tim penguji yang dipimpin oleh Prof. Dr. Jafar, MSi bersama anggota penguji dalam dan luar. Mereka adalah, Prof Dr Dedi Purwana ES M Bus, Prof Dr Widiastuti M Pd, Prof Dr Samsudin M Pd, Dr Hidayat Humaid M Pd, Dr Iwan Setiawan M Pd, Prof Dr Nofi Marlina Siregar M Pd, dan Donny wira Yudha Kusuma Ph D.
Baca juga : Gandeng BUMD, KONI DKI Siapkan Beasiswa Untuk Atlet Prestasi Di PON XXI
Salah satu tim uji meminta Khaeroni menjelaskan, apakah itu drop shot dan sejauh mana perannya dalam permainan bulu tangkis? Pria yang akrab disapa Roni yang pernah menjadi sparing partner ganda campuran di Pelatnas Cipayung ini menjelaskan, senjata yang tertinggi dalam permainan bulu tangkis adalah smash.
“Kalau drop shot sebagai pembuka jalan untuk membunuh lawan. Pukulan drop shot ini bisa mengecoh lawan sehingga bola pengembalian lawan bisa berupa umpan lambung yang bisa diselesaikan dengan smash,” jelas Roni, Kamis (20/2)
Lalu mengapa stok pebulu tangkis Jakarta tidak terlalu banyak. Roni menyoroti soal banyak pebulu tangkis Jakarta yang berdomisili di daerah pinggiran, seperti Bekasi dan Depok, yang notabene mereka ber-KTP Jabar.
Baca juga : Prodi Ilmu Hukum Gelar Doktor Unbor Terakreditasi Unggul, S1 Dan S2 Menyusul
“Ataupun banyak stok yang lebih berminat menimba ilmu di PB Djarum di Jawa tengah dibanding membela PB Djaya Raya ataupun PB Tangkas yang berdomisili di Jakarta,’ jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Dr Hidayat Humaid, salah satu penguji yang juga promotor disertasi Khaeroni meminta kepada yang bersangkutan untuk tetap mengabdi kepada masyarakat. “Sekecil apa pun ilmu yang dimiliki harus bisa bermanfaat bagi orang lainnya,” pintanya.
Sementara Khaeroni mengucapkan terima kasih kepada para promotor dan teman teman KONI Jakarta yang tanpa lelah memberikan semangat dan bimbingan dalam menyelesaikan disertasinya dengan judul 'Pengembangan Latihan Drop Shot pada Mahasiswa'.
Baca juga : Wisudawan Termuda Unisba, Lulus Kedokteran Di Usia 20 Tahun
"Alhamdulillan hasilnya sangat memuaskan, dan mudah mudah bermanfaat bagi masyarakat luas. Sekalilagi terima kasih. Jaya terus mahasiswa UNJ menuju Indonesia emas 2045," pungkasnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya