Dark/Light Mode

Tahap ke-129, Pemerintah Kembali Datangkan 4,3 Juta Vaksin AstraZeneca

Rabu, 24 November 2021 20:57 WIB
Tahap ke-129, Pemerintah Kembali Datangkan 4,3 Juta Vaksin AstraZeneca

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia kembali datangan vaksin tahap ke-129 dalam jumlah 4.397.740 dosis. Vaksin yang tiba adalah vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi. 

"Total kedatangan vaksin hingga saat ini dalam bentuk bulk atau bahan baku dan jadi sekitar 358 juta," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Rabu (24/11). 

Menkominfo memastikan, stok vaksin terus ditambah Pemerintah agar cukup diberikan kepada rakyat Indonesia. "Upaya keras ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah dalam memerangi pandemi," ujarnya. 

Berita Terkait : Cegah Lonjakan, Pemerintah Pelototi 19 Kota Yang Kasusnya Naik Terus

Ia mengungkapkan, per 23 November, sudah 135 juta penduduk Indonesia yang telah mendapatkan dosis pertama, 90 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap. 

Menurutnya, untuk remaja sudah 23 juta remaja yang mendapatkan dosis pertama, angka ini 86 persen dari sasaran vaksinasi di kelompok remaja. Dan 15 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap. 

Sedangkan, lanjut Menkominfo, 11 juta lansia di Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 6,9 juta di antaranya sudah dosis lengkap. Percepatan vaksinasi di kelompok lansia sangat dibutuhkan. 

Berita Terkait : Syarief Beri Penghargaan Carina Joe, Ilmuwan Indonesia Penemu Vaksin AstraZeneca

Dia menekankan, perlu ada kerja sama semua pihak agar dapat mempercepat kelompok lansia yang divaksinasi. "Kelompok lansia memiliki risiko kematian tertinggi jika terinfeksi Covid-19. maka dari itu perlu dilindungi," ujar Johnny. 

Sementara itu, Menkominfo menyampaikan bahwa rencana kelompok pertama yang akan menerima vaksinasi booster secara gratis pada 2022 adalah lansia dan diikuti peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. 

Sebagai tambahan, lanjutnya, saat ini ada sebelas jenis vaksin Covid-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bisa menjadi opsi dalam pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster pada 2022.

Berita Terkait : Pemerintah Telah Distribusikan 267 Juta Dosis Vaksin Covid-19

 "Adapun sebelas vaksin Covid-19 itu adalah Sinovac, Vaksin Covid-19 PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Zifivax, Janssen, Convidecia dan Covovax," kata Johnny. [MFA]