Dewan Pers

Dark/Light Mode

Peringati HGN 2021, Kemenag Tingkatkan Kepedulian Terhadap Guru

Kamis, 25 November 2021 10:46 WIB
Menag, Yaqut Cholil Qoumas (foto:net)
Menag, Yaqut Cholil Qoumas (foto:net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Hari Guru Nasional (HGN)  yang diperingati setiap tahun ini merupakan bentuk pengakuan negara atas besarnya peran dan kiprah guru dalam mencerdaskan generasi bangsa dan mengisi kemerdekaan. 

Untuk itu, Kemenag terus meningkatkan kepedulian dan perhatian terhadap guru, pendidik anak negeri. Salah satunya, melalui program afirmasi bagi guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Berita Terkait : Kemenhub Getol Tingkatkan SDM Kepelautan

“Kemenag terus peduli terhadap para guru demi pendidikan dan masa depan anak negeri. Kemenag antara lain fokus pada program afirmasi untuk guru madrasah dan pendidikan agama. Kemenag terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru,” ujar Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut, di sela kunjungan kerjanya di Madinah, Kamis (25/11).

Gus Men mencontohkan sejumlah program afirmasi yang dilakukan sepanjang 2021. Menurutnya, tahun ini Kemenag mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), baik bagi Guru Madrasah maupun Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah dengan anggaran mencapai Rp 9,9 triliun untuk 307.380 guru (PNS dan Non PNS). 

Berita Terkait : Lagi, Perjuangan Fitriani Terhenti Di Babak Awal

Masih dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, Kemenag juga telah memberikan bantuan insentif kepada 273 ribu guru dengan anggaran sebesar Rp 647 miliar.  Sekitar Rp 1,7 triliun juga telah disalurkan tahun ini untuk menyelesaikan pembayaran selisih tunjangan kinerja (tukin) guru madrasah yang terhutang sejak 2015-2018. 

Tercatat ada 85.820 guru madrasah yang menerima manfaat dari afirmasi ini. Demikian juga dengan pembayaran tukin terhutang guru Pendidikan Agama Islam dengan anggaran mencapai Rp 158 miliar.

Berita Terkait : Presidensi G20, Tunjukkan Kepemimpinan Jokowi Tangani Covid-19 Di Dunia

“Kemenag juga memberikan bantuan tunjangan khusus untuk 4.700 guru di wilayah 3T, dengan anggaran sebesar 76,1 miliar rupiah,” jelas Menag. 

“HGN selalu memberi pesan tentang besarnya jasa para guru. Untuk itu, tugas Kemenag adalah mengawal pelaksanaan program-program afirmasi bagi peningkatan kesejahteraan dan kompetensi mereka,” pungkasnya.[MFA]