Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Revolusi Birokrasi Jateng Era Ganjar, Tak Ada Lagi Suap dan Setoran Pejabat
Sabtu, 11 Desember 2021 13:09 WIB
Sebelumnya
Tak hanya menghapus adat setoran pimpinan, komitmen Ganjar memberantas korupsi, ditunjukan melalui lelang jabatan nir intervensi.
Sumarno mengaku, dirinya menjadi produk dari kebijakan tersebut. Saat melamar untuk posisi Sekretaris Daerah Jawa Tengah, kompetensi dan profesionalitas menjadi faktor penting, bukan lagi soal kedekatan.
Baca juga : Revisi UU Ciptaker, Baleg DPR Pastikan Tak Ada Penghapusan Pasal
Ia menyebut, perekrutan pejabat di Jateng dilakukan secara gamblang. Melibatkan Komisi Aparatur Negara (KASN) dan panitia seleksi independen. Tidak ada lagi istilah lobi.
"Dengan talent scouting bicara terkait kompetensi. Bukan lagi urut umur, urut kacang atau kedekatan. Tapi bicara kompetensi dan profesionalitas. Pengalaman saya, kita tinggal mengikuti semua proses, hasilnya ditentukan oleh tim independen dan melibatkan KASN," imbuh pria 51 tahun, yang menjadi ASN sejak 1992 itu.
Baca juga : Bantu Korban Erupsi Semeru, Sahabat Ganjar Kirim Makanan Sampai Pembalut
Ke depan, Pemprov Jateng akan terus memantapkan sistem perekrutan yang bebas dari intervensi. Hal ini telah dibuktikan, dengan beberapa pejabat dari kabupaten atau kota di Jateng yang kini mengisi posisi di Pemprov Jateng.
"Kalau sistem pengisian jabatan (lelang) akan tetap berjalan. Ini membuka kesempatan luas kepada yang memenuhi persyaratan dan memperoleh pejabat berkompeten serta profesional," pungkas Sumarno. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya