Dark/Light Mode

Duit Suap Dari Azis Syamsuddin Dipake Maskur Husain Buat Nyalon Walkot Ternate

Senin, 20 Desember 2021 15:06 WIB
Maskur Husain. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)
Maskur Husain. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengacara Maskur Husain menerima Rp 2,55 miliar dari mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan politikus Partai Golkar Aliza Gunado untuk menangani perkara di Lampung Tengah.

Uang itu digunakan kawan eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju itu untuk mencalonkan diri sebagai wali kota Ternate sampai nyawer penyanyi di Jakarta.

Hal ini ini diketahui saat jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lie Putra Setiawan membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) nomor 9.6 milik Maskur.

Baca juga : Duit Suap Mau Dipake Anggota DPRD Muara Enim Buat Nyalon Lagi

"Saat itu saya terima dalam bentuk cash mata uang rupiah sebesar Rp 800 juta, yang dalam sini tertulis Rp 950 juta yang saksi lupa tepatnya dapat berapa," ujar jaksa Lie, membacakan BAP Maskur di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/12).

Maskur mengaku tidak mengetahui secara pasti total uang lantaran dibungkus menggunakan kantong besar berwarna cokelat yang dimasukkan dalam tas ransel berwarna hitam.

"Selanjutnya, uang tersebut saya gunakan untuk membayar uang muka mobil Toyota Harrier 2011 warna putih pelat B1ZUS yang sekarang sudah saya jual sekitar satu bulan lalu, sebelum puasa atau bulan Februari 2021," sambungnya.

Baca juga : Azis Syamsuddin Bayar Robin Biar Namanya Nggak Bunyi Di Persidangan

Sisa uangnya, digunakan untuk pencalonan Maskur di Ternate. Sementara sebagian lagi, digunakan untuk menyawer penyanyi di beberapa kafe di Jakarta.

"Sisanya saya gunakan untuk biaya sosialisasi saya sebagai calon wali kota ternate, dan untuk memberikan tips atau uang sawer kepada penyanyi dan pemain musik di Jakarta seperti Adas Kafe, Oasis Kafe, Kafe MK, Kafe Kaliber, Kafe Top One, dan Kafe Top Ten," beber Lie.

Maskur membenarkan BAP itu. Dia bahkan menolak saat diminta mengubah keterangannya. "Tetap," ujar Maskur.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.