Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

IBSW Puji KSP Moeldoko Turung Langsung Atasi Stunting

Rabu, 12 Januari 2022 20:32 WIB
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. (Foto: Istimewa)
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait percepatan penurunan angka kekerdilan atau stunting di Indonesia, mendapat apresiasi dari Direktur Eksekutif Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika.

Menurutnya, langkah Moeldoko sesuai dengan fungsi KSP yang memiliki tugas memberi dukungan kepada presiden dan wakil presiden dalam melaksanakan program-program prioritas nasional. KSP juga berfungsi untuk menyelesaikan masalah secara komprehensif terhadap program prioritas nasional yang mengalami hambatan.

"Saya mengapresiasi peran KSP Moeldoko telah menjalankan fungsinya yaitu memastikan agar program-program prioritas nasional sesuai dengan visi misi presiden, termasuk dalam hal ini memastikan agar program penurunan angka stunting pada tahun 2024 bisa mencapai 14 persen," ujar Nova dalam keterangannya, Rabu (12/1).

Berkaitan dengan bonus demografi yang diperkirakan akan dirasakan Indonesia pada tahun 2030, pemerintah pun telah memiliki program untuk menjaga bonus demografi yang akan mengasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dari sisi kesehatan.

Baca juga : Bidan Punya Peran Strategis Edukasi Calon Ibu Turunkan Angka Stunting

Presiden Jokowi sangat menaruh perhatian terhadap penurunan stunting demi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa mendatang. Untuk itu, Moeldoko yang memiliki peran besar dalam menjembatani lintas kementerian/lembaga telah memberikan peran signifikan bagi berjalan lancarnya program pemerintahan saat ini.

"Moeldoko bahkan rajin ke berbagai daerah untuk memantau langsung penerapan program menekan angka stunting ini agar betul-betul tepat sasaran. Seperti baru-baru ini saat berkunjung ke NTT bersamaan dengan meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka dan meninjau lahan budi daya sorgum," ungkap Nova.

Diketahui, KSP Moeldoko dalam beberapa pemberitaan sangat concern terhadap permasalahan penurunan angka stunting sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Seperti saat Moeldoko melakukan kunjungan kerja di Sumba Timur pada Kamis (6/1) lalu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.

"Presiden sangat concern dengan stunting. Karena itu mari kita bersama-sama turunkan angka stunting di Indonesia sesuai fungsi dan perannya masing-masing," ujar Moeldoko.

Baca juga : Komisi IX DPR Puji Pemkot Tangerang Yang Sukses Turunkan Stunting

Selain itu, usai mengikuti Rapat Terbatas terkait percepatan penurunan stunting pada Selasa (11/1), ia menyampaikan bahwa Presiden Jokowi minta program penurunan stunting dijalankan dengan fokus dan tepat sasaran, bukan sekadar seremonial dengan bagi-bagi Pemberian Makanan Tambahan (PTM) dan gizi yang selalu dilakukan pada akhir tahun.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, laju penurunan stunting per tahun minimal 3 persen. Ini butuh langkah yang fokus, tepat sasaran, dan terpadu, bukan seremonial untuk menghabiskan anggaran seperti sebelum-sebelumnya," katanya.

Moeldoko juga menyampaikan, program percepatan penurunan stunting akan dilakukan secara terpadu, yakni di bawah tanggung jawab Kementerian Kesehatan dan BKKBN, dengan anggaran belanja sebesar Rp 50 triliun.

"Langkah ini diambil karena sebelumnya percepatan penurunan stunting melibatkan 19 kementerian/lembaga. Ini yang dinilai Bapak Presiden tidak efektif sehingga ke depan lebih disederhanakan," tambah Moeldoko.

Baca juga : Mahasiswa Puji Keberanian Moeldoko Temui Pendemo

Selain itu, kata Moeldoko, percepatan penurunan stunting harus memanfaatkan program Satu Data Indonesia agar intervensi pada daerah-daerah yang memiliki prevalensi stunting tinggi bisa tepat sasaran. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.