Dewan Pers

Dark/Light Mode

OTT Hakim Di Surabaya Terkait Dugaan Suap Pengurusan Perkara

Kamis, 20 Januari 2022 10:24 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan hakim, panitera pengganti, dan pengacara dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/1).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, operasi senyap itu berkaitan dengan dugaan suap pengurusan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Berita Terkait : OTT Hakim Di Surabaya, KPK Amankan Uang Ratusan Juta

"Hakim, panitera, dan pengacara itu diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya," ujar Ali lewat pesan singkat, Kamis (20/1).

Ia mengatakan, hingga kini para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. KPK memiliki batas waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. "Perkembangannya akan disampaikan," tandasnya.

Berita Terkait : Makan-makan Di Senayan, PBB-PAN Bakal Gandengan Tangan

Sebelumnya Mahkamah Agung (MA) sudah membenarkan, salah satu hakim di Pengadilan Negeri Surabaya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hakim itu adalah Itong Isnaeni Hidayat.
 Selanjutnya