Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Forum B20 Bentuk 6 Task Force Dan 1 Action Council
Indonesia Akan Pamerin Proyek Ibu Kota Negara
Sabtu, 29 Januari 2022 08:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Forum Business 20 (B20) Indonesia sudah dibuka Presiden Jokowi, Kamis (27/1) malam. Untuk mencapai tujuan Forum B20, 6 Task Force dan 1 Action Council pun dibentuk.
Ketua Penyelenggara Forum B20 Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, Task Force dan Action Council ini dipimpin oleh para pengusaha Indonesia. Mereka bertugas memimpin diskusi para pemimpin bisnis, pejabat pemerintah maupun asosiasi bisnis yang tergabung dalam negara G20.
Hal tersebut, dikatakan Shinta saat jumpa pers soal Task Force dan Action Council B20 Indonesia, kemarin. Pertemuan dilakukan secara hybrid.
Baca juga : Kasus Baru Dan Kematian Di Indonesia Jauh Lebih Rendah Dari Negara Lain
Adapun mereka yang terpilih adalah Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah sebagai Chair of Digitalization Task Force; Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati sebagai Chair of Energy, Sustainability & Climate Task Force; CEO Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah sebagai Chair of Finance & Infrastructure Task Force.
Kemudian, Direktur Utama PT Astra Otoparts Tbk Hamdani Dzulkarnaen Salim sebagai Chair of Future of Work & Education Task Force; Executive Director Triputra Group Arif Rachmat sebagai Chair of Trade & Investment Task Force; dan Direktur PT Bank Central Asia Tbk Haryanto Tiara Budiman sebagai Chair of Integrity and Compliance Task Force. Lalu, ada Direktur Utama PT Unilever Indonesia Tbk Ira Noviarti sebagai Chair of Woman in Business Action Council.
Shinta mengatakan, Task Force menjadi ujung tombak dalam mensukseskan Forum B20. “Karena kalau kita lihat, dalam forum ini akan banyak yang diinginkan banyak pihak. Apalagi negara maju dan negara berkembang pelaku usahanya belum tentu di bisnis yang sama,” kata Shinta.
Baca juga : Sukses Di Indonesia, Finantier Bidik Pasar Asia Tenggara
Menurut Wakil Ketua Umum KADIN itu, berbagai isu akan dibahas dalam pertemun perdana Task Force and Action Council B20 Indonesia Summit 2022. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menyisipkan untuk pembangunan infrastruktur di dalam negeri. Salah satunya, adalah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Baru di Kalimantan Timur (Kaltim).
“Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun ini, termasuk Forum B20 di dalamnya, jadi kesempatan Indonesia men-showcase proyek-proyek di dalam negeri,” kata Shinta.
Menurut dia, isu ibu kota baru penting untuk dipamerkan karena dalam pelaksanaan pembangunannya membutuhkan investasi dan juga teknologi. “Karena kita mau ke smart city itu IKN, pasti banyak juga teknologi yang kita ambil, pelajaran dari negara lain yang melakukan hal yang sama,” ujar Shinta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya