Dark/Light Mode

Menko PMK: Tak Ada Pilihan Lain Bagi Indonesia Untuk Maju Selain Kuasai Teknologi

Kamis, 25 November 2021 11:46 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto: Humas Kemenko PMK)
Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto: Humas Kemenko PMK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, bangsa Indonesia dewasa ini tengah menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.

Dia menjelaskan, untuk menghadapi tantangan itu, Indonesia harus beradaptasi dalam menghadapi globalisasi. Serta, membekali generasi muda untuk menguasai teknologi.

Berita Terkait : Prancis Tolak Hegemoni Di Kawasan Indo-Pasifik

"Tidak ada pilihan lain. Kalau ingin membawa Indonesia Maju ke depan, maka kita harus masuk menjadi bagian dari masyarakat global. Dan tak kalah penting, harus membekali generasi muda kita untuk menguasai betul bidang teknologi ini," ujarnya, dalam Seminar Nasional Sains dan Teknologi Universitas Udayana Bali, secara daring seperti keterangan yang diterima RM.id, Kamis (25/11).

Menko PMK menuturkan, kehadiran pandemi Covid-19 memang telah mempercepat transformasi digital. Masyarakat dipaksa untuk menerima perubahan dari gaya hidup konvensional menjadi serba digital dalam setiap lini kehidupan. "Transformasi digital yang tengah dialami bangsa kita saat ini lebih disebabkan oleh terjadinya pandemi," sebutnya.

Berita Terkait : Anis Matta Pastikan Partai Gelora Terbuka Untuk Semua Kelompok

Salah satu dampak yang paling kentara, kata Muhadjir, adalah di dunia pendidikan. Pandemi telah mempercepat inovasi dan invensi penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan memanfaatkan media teknologi informasi.

"Saya orang yang tidak mengira bahwa PJJ yang dulu sebagai pendekatan alternatif, justru sekarang menjadi metode pembelajaran utama dalam masa pandemi Covid-19," ucapnya.

Berita Terkait : Banyak Terobosan Dan Inovasi, Abdee Slank Bikin Kinerja Telkom Kinclong

Namun, menurut Menko Muhadjir, percepatan transformasi digital yang disebabkan pandemi bukanlah hal yang patut dibanggakan. Sebab, kata dia, percepatan kemajuan teknologi di masyarakat harusnya dihasilkan oleh riset-riset yang dilakukan SDM Indonesia.

"Seharusnya transformasi apapun di masyarakat harusnya dihasilkan oleh riset-riset para ahli. Padahal kita memiliki banyak ahli di berbagai bidang," ujarnya.
 Selanjutnya