Dark/Light Mode

RM Eksklusif Temani Menkes Ke RS Sulianti Saroso

70 Persen Pasien Di ICU Belum Divaksin, Tuh Kan...

Rabu, 9 Februari 2022 08:20 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, saat meninjau pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Selasa (8/2). (Foto: Rakyat Merdeka).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, saat meninjau pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Selasa (8/2). (Foto: Rakyat Merdeka).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali mengingatkan pentingnya vaksinasi Covid-19. Menurutnya, vaksin masih efektif meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan varian Omicron. Dari hasil pemantauan di RS Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, kebanyakan pasien yang dirawat di ICU adalah mereka yang belum divaksin. Tuh kan...

Hal tersebut disampaikan Budi, usai meninjau fasilitas penanganan Covid-19, di RSPI Sulianti Saroso, kemarin. Dalam kunjungan ini, Menkes yang hanya didampingi dua orang stafnya, menerapkan prokes sangat ketat. Rakyat Merdeka ikut mendampingi kunjungan ini.

Baca juga : Luhut Kecam Kelompok Anti Vaksinasi

Komunikasi dengan dokter dan tenaga kesehatan yang merawat dan memonitor pasien Covid, dilakukan dari ruang pemantauan perawatan. Selain menanyakan kondisi pasien secara umum dan gejala orang-orang yang dirawat beserta status vaksinasinya, Menkes juga menyemangati para dokter dan nakes di instalasi penanganan Covid.

Usai berkeliling, Menkes lalu mengingatkan lagi pentingnya vaksin. "Kita bisa melihat, bahwa pasien Omicron yang dirawat di ICU, 70 persennya belum divaksin," ucapnya.

Baca juga : Pengalaman Dokter Amerika Rawat Pasien Covid Belum Divaksinasi

Menkes berharap, fakta tersebut bisa menjadi contoh konkret yang dapat memotivasi orang-orang yang belum divaksin, agar segera disuntik kekebalan. Terutama, bagi para lansia. "Karena sekitar 60 persen pasien Covid yang dirawat di ruang ICU saat ini adalah kelompok lansia," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Menkes meminta pihak rumah sakit secepatnya memeriksa varian Covid, begitu pasien masuk ruang perawatan. Tujuannya, untuk mengetahui apakah pasien Covid yang masuk memang terpapar varian Omicron atau varian lain. “Ini penting supaya penanganannya lebih tepat,” tambahnya.

Baca juga : Menkes: 60 Persen Pasien Meninggal Omicron Belum Divaksin

Menkes menuturkan, situasi pandemi seperti ini pasti akan berulang. Apakah itu 50, 100, atau 10 tahun lagi. Karena itu, sebagai salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan Covid nasional, Menkes berharap RSPI Sulianti Saroso bisa lebih sigap dan proaktif. Tak hanya sekadar bereaksi dalam menghadapi situasi pandemi.

"RSPI Sulianti Saroso harus terus menyiapkan diri, agar bisa mengantisipasi pandemi. Bukan hanya bereaksi. Karena kita lihat, pola penyebaran atau outbreak ini sebetulnya sudah dipahami dan dialami oleh RSPI Sulianti Saroso. Sehingga, kita bisa mewariskan ketahanan kesehatan yang lebih kuat kepada generasi mendatang," tuturnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.