Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau Vaksinasi Di NTB, Kapolri Minta Forkopimda Kendalikan Laju Covid-19 Demi Sukseskan Event Internasional
Jumat, 11 Februari 2022 16:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan akselerasi vaksinasi di Rumah Sakit (RS) Mandalika, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan tersebut juga diselenggarakan serentak di provinsi seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Sigit meminta kepada Forkopimda NTB untuk melakukan langkah atau strategi dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19.
Menurutnya, hal itu harus dipastikan, agar pelaksanaan event internasional seperti yang berlangsung saat ini, Pramusim Moto GP di Sirkuit Mandalika, dapat berjalan baik dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan di tengah lonjakan Covid-19 varian Omicron.
Baca juga : Kapolri: Hadapi Lonjakan Covid-19 Harus Dengan Upaya Maksimal
"Khususnya wilayah NTB sebagai wilayah pariwisata yang banyak melaksanakan event internasional. Hari ini sampai tanggal 13 yang dilaksanakan Pramusim Moto GP. Nanti di Maret, akan dilaksanakan kegiatan Moto GP. Selanjutnya akan ada event internasional lagi. Ini semua harus kita pastikan semua berjalan dengan baik. Salah satunya adalah bagaimana kita mampu mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19," kata Sigit, Jumat (11/2/).
Menurutnya, percepatan vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu strategi serta kesiapan untuk menghadapi lonjakan kasus virus Corona yang harus dipercepat.
"Walaupun angka vaksinasi di NTB cukup tinggi. Sama dengan beberapa wilayah yang lebih dari rata-rata nasional. Namun demikian saya ingatkan masyarakat khususnya yang vaksin dua kali lebih dari enam bulan, untuk mengikuti program vaksinasi booster," imbaunya.
Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri itu juga mengingatkan pentingnya akselerasi vaksinasi bagi kelompok lanjut usia (lansia). Serta, masyarakat yang berada di wilayah yang sulit terjangkau. Forkopimda, dimintanya untuk menggunakan strategi jemput bola.
"Datangi secara mobile atau door to door. Harapan saya tentunya bagaimana dalam beberapa minggu ke depan seluruh masyarakat betul-betul bisa melaksanakan vaksinasi dengan baik," harap eks Kapolda Banten tersebut. S
Sigit menjelaskan, masuknya varian Omicron menyebabkan positivity rate secara nasional berada di angka 11 persen. Sedangkan, untuk wilayah NTB, saat ini sebesar 5 persen. Dia pun meminta Forkopimda NTB harus melakukan pengendalian Covid-19 secara maksimal.
Baca juga : Rakernas 2021, IMI Siap Gelar Berbagai Kejuaraan Balap Nasional Dan Internasional
"Ini tentunya kesempatan untuk segera lakukan percepatan akselerasi vaksinasi, kesiapan rumah sakit, kesiapan BOR, obat-obatan. Tentunya kita harapkan dilaksanakan pengecekan. Sehingga kita yakin dan menjaga bahwa seluruh masyarakat kita dalam kondisi siap hadapi varian Omicron," tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya