Dark/Light Mode

Buka Rakernis, Kapolri Minta Brimob Jadi Teladan Masyarakat Dan Institusi

Kamis, 10 Maret 2022 14:22 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) Korps Brimob Polri tahun 2022 bertajuk Sikap dan Tindakan Brimob Harus dan Hanya Berorientasi Kepada Kepentingan Bangsa dan Negara, di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis, (10/3). (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) Korps Brimob Polri tahun 2022 bertajuk Sikap dan Tindakan Brimob Harus dan Hanya Berorientasi Kepada Kepentingan Bangsa dan Negara, di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis, (10/3). (Foto: Divhumas Polri)

 Sebelumnya 
Selain itu, Ia meminta sinergi dan soliditas TNI-Polri terus ditingkatkan. Juga, memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa TNI-Polri hadir sebagai representasi negara dalam memberikan jaminan keamanan dan ketertiban. "Negara tidak boleh kalah dari kelompok intoleran, terorisme dan lainnya yang mengganggu keutuhan NKRI," tegas Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga memaparkan kondisi geografis Indonesia yang berada di lingkaran cincin api atau ring of fire, yang berpotensi menyebabkan beberapa peristiwa bencana alam.

Eks Kapolda Banten ini pun meminta seluruh personel Polri lekas hadir saat bencana alam terjadi. Ini juga merupakan representasi dari wujud kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat ketika dalam keadaan sulit.

Baca juga : Rayakan Hari Jadi ke 52, Sharp Berbagi Bersama Masyarakat Indonesia

"Segera berikan dukungan terbaik kepada masyarakat untuk segera pulih dari bencana dan kembali melaksanakan aktivitas. Utamakan penyelamatan kepada masyarakat melalui kemampuan search and rescue yang dimiliki oleh personel Brimob Polri dengan dukungan sarana dan prasarana yang dimiliki," papar Sigit.

Menghadapi berbagai ancaman ini, mantan Kapolda Banten ini menyampaikan peran brimob akan menjadi semakin penting. Demi menjawab tantangan itu, kini Polri telah mengusulkan pengembangan Korps Brimob Polri.

Menurutnya, terdapat dua isu strategis yang harus dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan restrukturisasi Korps Brimob Polri.

Baca juga : Rentan Jadi Korban Kekerasan, Puan Minta Lindungi Perempuan Dalam Pusaran Konflik

Pertama, terkait dengan sumber daya manusia. Pengembangan struktur ini akan disertai dengan penambahan personel Korps Brimob Polri secara signifikan.

"Pendidikan dan pelatihan terhadap personel yang baru harus segera dilakukan. Personel yang baru bergabung harus segera memiliki standar kompetensi dan kedisiplinan yang dimiliki oleh Korps Brimob Polri. Sumber daya manusia harus menjadi modal utama penguatan Korps Brimob Polri," ungkap Sigit.

Isu strategis kedua adalah penguasaan teknologi. Pengembangan struktur ini harus disertai dengan peningkatan sarana dan prasarana yang modern.

Baca juga : Pulihkan Bisnis, AP II Maksimalkan Pemanfaatan Aset

Korps Brimob Polri harus memanfaatkan teknologi mutakhir dalam pelaksanaan tugas menghadapi kejahatan berintensitas dan berkadar tinggi.

"Korps Brimob Polri harus mengikuti perkembangan teknologi ini. Ke depannya, Korps Brimob Polri harus mampu mengembangkan teknologi secara mandiri," bebernya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.