Dewan Pers

Dark/Light Mode

Omongan Mega Ini Baru Top

Perut Rakyat Harus Kenyang

Selasa, 29 Maret 2022 07:10 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, saat menjadi pembicara kunci dalam acara demo memasak tanpa minyak goreng yang digelar PDIP. (Foto: Tangkapan layar YouTube PDI Perjuangan).
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, saat menjadi pembicara kunci dalam acara demo memasak tanpa minyak goreng yang digelar PDIP. (Foto: Tangkapan layar YouTube PDI Perjuangan).

RM.id  Rakyat Merdeka - Megawati Soekarnoputri sempat trending dan dinyinyirin saat menyarankan emak-emak yang sedang kelimpungan cari migor untuk masak dengan cara merebus, mengukus, dan ngerujak. Namun, kemarin, Mega meraih simpati luar biasa saat menyatakan dirinya itu peduli wong cilik yang sedang kesusahan beli migor, dan meminta para elite politik untuk menjamin agar perut rakyat selalu kenyang.

Pernyataan Ketum PDIP itu bukan asal njeplak. Ada pesan mendalam di baliknya. Kata Presiden ke-5 RI tersebut, omongan itu, ia kutip dari obrolannya dengan Presiden Soekarno, ayahnya.

Ketika itu, ia bertanya ke Bung Karno, apa hal terpenting dari berpolitik untuk rakyat. "Beliau dengan enteng mengatakan, yang namanya perut harus kenyang," kenang Mega, saat menjadi pembicara kunci dalam acara demo memasak tanpa minyak goreng yang digelar PDIP, kemarin.

Berita Terkait : Neng Eem: Perempuan Bangsa Harus Jadi Agen Persatuan

Jawaban Bung Karno itu di luar ekspektasinya. Sebab, mulanya, Mega menduga akan mendapat masukan yang berat tentang politik dari sang proklamator itu.

"Sangat lucu kan ya. Saya bertanya politik. Saya pikir akan mendapatkan sebuah masukan yang berat. Nah, beliau toh mengatakan enteng, yang paling penting adalah perut harus kenyang," kata Mega mengulang jawaban Bung Karno itu.

Saat itu, Mega mengaku tak sepenuhnya dapat memahami maksud dari jawaban sederhana Bung Karno tersebut. Namun, seiring waktu, Mega baru menyadari bahwa pernyataan tersebut mengandung pesan mendalam.

Berita Terkait : Honda Luncurkan All New HR-V, Ini Perubahan Dan Harganya

"Karena saya dapat merasakan, kalau saya lapar saja, untuk mengerjakan PR sekolah itu, rasanya susah sekali," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Mega juga menjawab kritikan warganet, karena pernah menyampaikan solusi alternatif memasak di saat migor langka. Ia menegaskan, pernyataan tersebut tidak bermaksud untuk melarang masyarakat memasak dengan menggoreng.

Namun, masukan itu disampaikan sebagai alternatif memasak yang lebih sehat daripada menggoreng. Apalagi, saat itu terjadi antrean migor di mana-mana, selain juga semakin meningkatnya penderita penyakit kolesterol di Indonesia.
 Selanjutnya