Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tinjau Pasar Muntilan, Kapolri Minta Pedagang Lapor Jika Distribusi Minyak Curah Terganggu

Rabu, 30 Maret 2022 21:43 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada para pedagang untuk aktif melaporkan ke personel kepolisian atau pihak terkait lainnya jika mengalami gangguan distribusi ketersediaan minyak goreng jenis curah di pasaran.

Imbauan tersebut disampaikan Sigit saat memantau langsung serta melakukan dialog bersama para pedagang terkait ketersediaan dan harga penjualan minyak curah di Pasar Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (30/3)

"Tadi saya sampaikan ke pedagang yang menjual ke masyarakat dan juga ke distributor. Kalau ada kendala di lapangan terkait pasokan terganggu tolong diinformasikan ke anggota kami di lapangan baik satgas daerah ataupun teman-teman yang kita minta mengontrol langsung di pasar," kata Sigit usai melakukan tinjauan langsungnya.

Berita Terkait : Tak Mau Warga Kesulitan, Kapolri: Jangan Lagi Terjadi Kelangkaan Minyak Goreng Curah

Sigit menjelaskan, jika pedagang berperan aktif dalam menyampaikan informasi soal proses distribusi minyak goreng curah, maka diharapkan ketersediaannya tidak terganggu sehingga bisa memenuhi kebutuhan dari masyarakat.

Diingatkannya, terjaminnya stok untuk masyarakat, akan mempengaruhi harga penjualan dari minyak goreng jenis curah. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan minyak itu dengan harga eceran tertinggi (HET), sebagaimana yang ditetapkan pemerintah.

"Kemudian kita bisa bantu menelusuri sumbatannya dimana. Sehingga bisa dilakukan langkah-langkah agar stok bisa kembali ada di pasar. Tentunya ini akan kita lakukan setiap hari dan saya minta seluruh wilayah untuk melakukan hal yang sama mengontrol langsung distribusi minyak curah," ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Berita Terkait : Kapolri Pastikan Ketersediaan Minyak Curah Dan Sembako Jelang Ramadan Tercukupi

Sementara itu, berdasarkan dialog langsungnya di Pasar Muntilan, Sigit mengungkapkan, para pedagang mengaku beberapa hari ke belakang sempat mengalami kelangkaan stok minyak goreng curah.

Namun saat ini, minyak goreng curah di tempat tersebut sudah tersedia untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat. Tak hanya itu, Sigit menyatakan, dari hasil pemantauannya para pedagang pasar telah menjual minyak curah sesuai dengan HET yang diatur Pemerintah, yakni Rp 15.500/kilo.

"Kami tanyakan ke distributor yang mengambil minyak curah dari wilayah Semarang. Dari perjalanan distribusi yang ada, setelah kita lihat dari semua kebutuhan pedagang kurang lebih 30 pedagang minyak curah rata-rata semuanya sudah mendapatkan stoknya. Harapan kita kedepan ini akan terus terjaga dan kita harapkan tak ada masalah," ucap mantan Kapolda Banten itu.
 Selanjutnya