Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wagub Kaltim Tolak Patungan Bangun IKN
``Buat Beli Minyak Aja Rakyat Susah``
Kamis, 31 Maret 2022 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - WAKIL Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Hadi Mulyadi menolak usulan rakyat patungan untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara. Hadi mengingatkan, boro-boro untuk patungan bangun IKN, buat beli minyak saja, rakyat susah.
Hadi menilai, wacana patungan bangun IKN kurang tepat apabila membebankan rakyat. Sebab, sejak awal pembiayaan IKN menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.
Baca juga : Keluar Dari Lapas Perempuan Jakarta, Angelina Sondakh Minta Maaf Sama Rakyat
“Setahu saya, dari awal, Pusat yang membiayai. Ataupun, mungkin kalau ada yang kurang ya, tetap jadi urusan Pusat lah,” kata Hadi, kemarin.
Hadi yakin, memungut uang rakyat untuk membangun IKN sangat tidak mungkin dilakukan. Mengingat ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun ini. “Masyarakat kan terbatas dananya,” ungkapnya.
Baca juga : Waspada Kenaikan Harga Minyak Mentah, Rupiah Rontok
Kendati demikian, politisi Partai Gelora itu, berpikir positif terhadap pernyataan Kepala Otorita IKN Nusantara yang mewacanakan patungan bangun IKN. Dia mengira-ngira, wacana yang dilontarkan itu, cuma menyasar para konglomerat.
Terkait usulannya itu, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan, pembangunan IKN merupakan sebuah langkah panjang yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Karenanya, berbagai elemen masyarakat dapat berkontribusi mewujudkan pembangunan IKN, termasuk lewat pembiayaan alias urunan.
Baca juga : Pemanggilan Balotelli Dipertanyakan Legenda
“Kalau lihat undang-undangnya, ada dana yang didapat dari pemerintah melalui APBN, APBD, ataupun KPBU (Kerja sama Pemerintah Badan Usaha), dan juga dari masyarakat sendiri,” paparnya, seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, kemarin.
Kata dia, masyarakat bisa urun rembuk, dan juga dalam skala-skala tertentu, mereka bisa ikut serta dalam pembangunan berbagai fasilitas di lapangan. Hingga saat ini, kata dia, sudah banyak inisiatif dari berbagai elemen masyarakat yang rela ikut serta dalam pembangunan berbagai fasilitas di IKN.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya