Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Ngabalin: Jokowi Tegas Tolak Perpanjangan Jabatan, Mahasiswa Ngapain Demo!
Selasa, 5 April 2022 13:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin mempertanyakan, rencana mahasiswa yang akan kembali mendemo Presiden Jokowi terkait isu perpanjangan masa jabatan presiden. Pasalnya, Jokowi sudah beberapa kali menegaskan menolak jabatannya diperpanjang.
Dia meminta, mahasiswa mengikuti perkembangan terbaru terkait sikap Jokowi tentang masa jabatan presiden. Kata dia, mantan Wali Kota Solo itu telah menyetujui Pemilu Serentak 2024 digelar 14 Februari 2024.
Baca juga : Jalan Usaha Tani Perluas Jangkauan Pasar Petani Di Kabupaten Bima
Ngabalin mengaku heran mahasiswa masih terus menggelar aksi unjuk rasa. Apalagi sambil main ancam.
"Mahasiswa memberi waktu dua hari kepada presiden. Kalau main ancam-ancam itu bagaimana logikanya?" ujarnya, Selasa (5/4).
Baca juga : Netizen Lega, Tapi Masih Waswas Covid Naik Lagi
Dia berharap, mahasiswa bisa menyampaikan pendapat secara santun. Tak ada lagi ancaman atau ultimatum yang dilayangkan ke Jokowi. "Mereka akan jadi pemimpin-pemimpin besar republik ini. Mulai sekarang, mereka harus menyampaikan pendapat dengan baik, nggak usah main ancam. Itu bukan watak mahasiswa," ucapnya.
Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) menggelar demonstrasi menolak perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu. Demonstrasi digelar di dekat Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (1/4) lalu.
Baca juga : Dana Global Dalam Penanggulangan TB Dunia Terbatas, Prof. Tjandra Kasih Solusi
Mahasiswa memberi waktu kepada Jokowi untuk merespons hingga 3 April 2022. Karena Jokowi tak merespons hingga saat ini, AMI berencana menggelar aksi unjuk rasa lanjutan.
“Puluhan ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia akan turun ke jalan jika wacana ini terus dikumandangkan!" tegas mahasiswa. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya