Dark/Light Mode

Tolak Perpanjangan Jabatan Wapres

Kiai Ma`ruf, Paten!

Kamis, 24 Maret 2022 06:40 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin. (Foto: Instagram @kyai_marufamin).
Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin. (Foto: Instagram @kyai_marufamin).

RM.id  Rakyat Merdeka - Seperti drama menjelang akhir cerita, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin muncul sebagai aktor penutup dari wacana penundaan pemilu yang berpekan-pekan ini, bikin gaduh republik. Meski muncul di akhir cerita, Ma’ruf tampil gemilang dengan menyatakan tak setuju jabatannya sebagai wapres diperpanjang. Ma’ruf yang jarang muncul ini pun, langsung panen pujian. Paten Pak Kiai!

Sikap tegas Ma’ruf itu disampaikan usai melakukan kunjungan ke Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang, Bandung, kemarin. Dalam kesempatan itu, Ma’ruf menekankan, mandat yang diberikan rakyat kepada presiden dan wapres hanya sampai 2024. “Kami hanya berpikir sampai 2024,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf mengaku, tak pernah memikirkan untuk memperpanjang masa jabatan wapres. “Kami hanya berpikir sampai 2024, tidak ada pikiran lain. Urusan lain, bukan wilayah kami,” kata Ma’ruf, kembali mengulang-ulang pernyataannya.

Baca juga : Indonesia Usung 4 Prinsip Utama Arus Data Lintas Negara

Hanya segitu yang diucapkan Ma’ruf, tidak dipanjang-panjangin, juga tidak dibumbu-bumbuin. Ma’ruf hanya memastikan akan terus fokus melaksanakan tugas-tugasnya, antara lain memulihkan ekonomi akibat dihajar pandemi.

Meskipun omongannya pendek, tapi pujian ke Ma’ruf mengalir panjang. Baik di dunia maya, maupun dunia nyata.

Di dunia maya, warganet memberikan acungan jempol terhadap sikap tegas Ma’ruf. Akun @bramhuge menilai, sikap Ma’ruf ini akan mengakhiri polemik penundaan pemilu selama berminggu-minggu ke belakang. “Dan Lord Luhut pun tambah pusing,” ujarnya.

Baca juga : Garuda Optimalkan Tahapan Verifikasi dan Proses Negosiasi Bersama Kreditur

Wacana penundaan pemilu muncul setelah dilontarkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin, 23 Februari lalu. Selama hampir sebulan, wacana ini, bergulir ke sana-sini. Partai koalisi pendukung pemerintah terbelah menyikapi wacana ini. Golkar dan PAN setuju usulan Cak Imin ini. Lainnya, menolak.

Wacana ini makin kencang setelah Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mendukung wacana penundaan Pemilu. Sementara PDIP, NasDem, dan Gerindra tegas menolak.

Kemarin, Ketua DPR Puan Maharani kembali mengomentari soal wacana penundaan pemilu. Politisi asal PDIP itu menilai, usulan ini muncul bukan dari Jokowi. Dia menduga, usulan ini berasal dari orang-orang di sekitar Jokowi.

Baca juga : Indonesia Beberkan Capaian Parlemen Modern Di Forum ASGP

Kata Puan, orang di sekeliling Jokowi ini berupaya mempengaruhi Jokowi dengan menunjukkan data dan sebagainya, untuk menunda pemilu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.