Dewan Pers

Dark/Light Mode

Masyarakat Jalani Aktivitas Dengan Prokes

Berkah Ramadan, Kasus Covid-19 Terus Melandai

Sabtu, 9 April 2022 06:20 WIB
Protokol Kesehatan. Ilustrasi. Warga beraktivitas mengenakan masker di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (29-1-2022). (Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN/RM).
Protokol Kesehatan. Ilustrasi. Warga beraktivitas mengenakan masker di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (29-1-2022). (Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN/RM).

RM.id  Rakyat Merdeka - Melegakan. Kasus Covid-19 terus melandai selama bulan Ramadan. Masyarakat sukses membarengi pelonggaran aktivitas dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, kondisi Covid-19 terpantau landai pada Ramadan kali ini. Sejumlah pelonggaran batas sosial tak membuat kasus Covid naik.

“Sampai saat ini kasus terus turun. Kasus kematian sudah di bawah 100. Angka positif (harian) juga sudah di bawah 1.500,” beber dia.

Berita Terkait : Gerakan Berani Bangkit Dan STIHP Pelopor Bangsa Berikan Beasiswa Bagi 50 Mahasiswa Terdampak Covid-19

Nadia mengatakan, laju penularan atau reproduksi virus juga sudah mendekati angka satu. Meskipun, sampai pekan ini masih satu koma nol sekian.

“Tingkat keterisian perawatan rumah sakit juga sudah turun, di bawah 10 persen. Kemarin dilaporkan angkanya 6 persen. Yang angka positif itu 3 persen,” imbuh dia.

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes ini menyimpulkan, pelonggaran pembatasan sosial hingga saat ini belum menaikkan tren kasus Covid-19. Namun, dia mengimbau semua pihak tetap waspada, disiplin prokes dan vaksinasi booster atau dosis tiga.

Berita Terkait : Pakai Masker Di Transportasi Umum Kudu Tetap Diwajibkan

“Sebelum mudik Lebaran, vaksin booster atau dosis tiga dulu sesuai aturan Satgas,” imbau dia.

“Jadi yang sudah mendapatkan dosis 3 kali ini tidak perlu menyertakan pemeriksaan PCR atau antigen. Tapi yang baru 2 kali atau 1 kali harus melakukan pemeriksaan  antigen,” tambah Nadia.

Netizen bersyukur kasus Covid-19 melandai selama puasa. Namun, netizen juga mengingatkan selalu mematuhi prokes. Soalnya, semua pihak tidak tahu kondisi ke depan, apakah trennya terus melandai atau malah meroket.

Berita Terkait : Gibran Klaim Angka Kesembuhan Covid-19 Terus Meningkat

“Alhamdulillah, semoga turun terus ya Allah,” harap @Mommyrvk.

Akun @Atasil_cute mengucap syukur alhamdulillah selama Ramadan, kasus virus Corona terus melandai. Dia berharap, Indonesia bisa berada di angka nol penularan kasus Covid-19. “Alhamdulillah, berkah Ramadan, kasus Covid-19 melandai,” timpal @Yulianto212021.

Profesor Zubairi Djoerban di akun @ ProfesorZubairi menjelaskan, data menunjukkan bahwa jumlah kasus Covid-19 menurun drastis. Dari sekitar 60 ribu per hari di bulan Februari, saat ini turun di bawah 3 ribu. Bahkan, bisa makin turun lagi. “Indonesia tentu bisa banget masuk endemi,” kata dia.
 Selanjutnya