Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sidak Bareng Dirut Pertamina Di 4 SPBU Medan

Menteri ESDM: Mobil Pribadi Jangan ``Minum`` BBM Subsidi

Senin, 11 April 2022 06:40 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (kedua kiri), didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kedua kanan), dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (kiri), mengecek ketersediaan dan penjualan solar bersubsidi, di SPBU 11209108 Rest Area KM 65A, Kabupaten Serdang Bedagai, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/4). (HUMAS ESDM)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (kedua kiri), didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kedua kanan), dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (kiri), mengecek ketersediaan dan penjualan solar bersubsidi, di SPBU 11209108 Rest Area KM 65A, Kabupaten Serdang Bedagai, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/4). (HUMAS ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menghabiskan akhir pekan untuk blusukan. Arifin gerak cepat (gercep) untuk memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) solar di berbagai daerah aman.

Arifin mengajak Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati melakukan inspeksi medadak (sidak) ke empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/4).

Dari hasil sidak, ditemukan fakta masih ada kendaraan mewah pribadi jenis Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV), yang “minum” solar bersubsidi. Selain itu, juga ditemukan truk industri/pengangkut hasil pertanian yang mengisi BBM jenis Biosolar.

Berita Terkait : Sidak Bareng Dirut Pertamina Di 4 SPBU Medan, Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM Aman

Namun, secara umum, pasokan BBM terpantau aman. Tak ada antrean panjang kendaraan di SPBU. Stok mencukupi. Jika ada kekurangan, bisa segera diambil langkah-langkah pemenuhan kembali. Hal ini membuat Arifin dan Nicke lega.

“Sejak saya mendarat sampai saat ini, Alhamdullilah suplainya aman. Tidak ada antrean. Semuanya berjalan lancar,” kata Arifin, lega.

Arifin berharap, setiap SPBU dapat melakukan kegiatan promosi BBM non subsidi dengan baik. Ini penting agar masyarakat menggunakan BBM non subsidi.

Berita Terkait : 85,5 Juta Orang Bakal Mudik, Mobil Pribadi Dan Motor Jadi Moda Favorit

“Pemerintah mengalokasikan solar subsidi untuk masyarakat yang perlu dibantu. Bukan untuk industri-industri yang melakukan bisnis komersial. Industri yang masih menggunakan solar subsidi, tolong ganti pakai BBM yang tidak bersubsidi. Supaya tidak mengurangi jatah masyarakat, yang berhak mendapatkan alokasi BBM subsidi,” pinta Arifin.

Di SPBU 11209108 Rest Area KM 65A, Kabupaten Serdang Bedagai, mantan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang itu, juga mengingatkan keluarga yang sedang menggunakan mobil sewaan agar jangan menggunakan solar subsidi.

Demikian juga saat berbincang dengan Daf, supir truk yang membawa air mineral dari Binjai ke kota Padang. Arifin memberikan pemahaman, bahwa BBM subsidi hanya untuk masyarakat yang berhak.

Berita Terkait : Menteri ESDM Dan Mendag Langsung Action

“Bilang sama Bos. Harusnya pakai Pertadex. Jangan pakai Biosolar,” pesan Arifin.

Kepada Arifin, Daf mengaku hanya dibekali uang oleh bosnya untuk membeli BBM jenis biosolar. Dia mengaku, sedikitnya tiga kali mengisi solar dengan jumlah masing-masing 100 liter, yaitu di Serdang Bedagai, Balige, Padangsidempuan, sebelum akhirnya kembali ke Padang.
 Selanjutnya