Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Sebelumnya
Sebelumnya, SMRC sudah lebih dulu memasangkan Anies dengan AHY dalam survei yang digelar pada 13-20 Maret 2022. Dalam survei itu, SMRC membuat dua simulasi dengan tiga pasangan calon. Namun, Anies selalu dipasangkan dengan AHY.
Dalam simulasi pertama, calonnya adalah Anies-AHY, Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto, dan Prabowo Subianto-Puan Maharani. Sedangkan dalam simulasi kedua calonnya adalah Anies-AHY, Prabowo-Puan, dan Airlangga-Ganjar. Dalam dua simulasi ini, Anies-AHY selalu unggul.
Baca juga : Berbuka Puasa, Haruskah Dengan Yang Manis?
Peneliti dari SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, peluang Anies-AHY lebih besar dibanding Anies-Khofifah. "Anies-Khofifah kurang saling menggenapi," ucap Saidiman, saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.
Alasannya, kata Saidiman, Anies-Khofifah berasal dari bidang yang sama. Ceruk yang akan didulang pun akan sama. "Keduanya berasal dari kekuatan politik Islam. Sementara Anies-AHY lebih merepresentasikan ideologi Islam-kebangsaan," ujar Saidiman.
Baca juga : Antara Hijriyah Dan Masehi
Analisis berbeda disampaikan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul. Dia memandang, Anies-Khofifah lebih nendang. Dia menyebut, keduanya memiliki kompetensi yang sama-sama baik. Dari sisi Khofifah, punya modal besar sebagai kepala daerah dengan penduduk gemuk dan juga basis massa yang kuat di Nahdlatul Ulama (NU).
"Militansi Bu Khofifah di NU akan mendapat efek domino dukungan yang luas. Dipasangkan dengan Anies yang elektabilitasnya tinggi, akan sangat baik. Saya kira, Anies-Khofifah pasangan komplet," urai Adib. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya