Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ini Yang Dibahas Di Pre Event One Health Presidensi G20 Indonesia

Sabtu, 14 Mei 2022 11:58 WIB
Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama. (Foto: Ist)
Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama mengatakan, salah satu acara kesehatan Presidensi G20 Indonesia adalah menyelenggarakan Side Event One Health di Lombok, 8 Juni 2022 mendatang. 

Menurut dia, One Health adalah pendekatan yang mengkolaborasikan kesehatan manusia, hewan, tanaman dan lingkungan. Semua menjadi satu kesatuan gerak bersama.

“Dalam rangkaian kegiatannya maka pada 13 Mei 2022 tadi malam saya menjadi Chair pada Pre Event,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (14/5).

Berita Terkait : Amerika Puji Presidensi G20 Indonesia

Menurut dia, acara tadi malam banyak diapresiasi dari luar dan dalam negeri. Acara tersebut menampilkan tiga sesi. 

Pertama adalah tentang One Health Join Plan of Action (OH JPA) yang dipresentasikan oleh masing-masinh perwakilan dari WHO, FAO, OIE dan UNEP, dengan 6 Action Strategy-nya.

Sesi kedua adalah pengalaman negara tentang penerapan One Health dalam menanggulangi masalah kesehatan mereka. Presentasi dari Meksiko tentang H1N1 pandemi, Saudi Arabia tentang MERS CoV dan Indonesia tentang Covid-19. 

Berita Terkait : Bamsoet Dorong Korsel Agar Dukung Pembangunan IKN dan Presidensi G20 Indonesia

“Sesi ketiga membahas peran One Health dalam menghadapi masalah kesehatan mendatang, dengan berbagai modelnya,” tambahnya.

Prod Tjandra juga memoderatori diskusi dengan partisipasi aktif antara lain dari Australia, India, Meksiko, Indonesia dan berbagai organisasi Internasional. Di akhir acara, dia sampaikan "Chair Summary" yang nantinya akan jadi bahan "Policy Brief on One Health" dari Presidensi G20 Indonesia. 

“Pertemuan Pre Event berikutnya adalah 25 Mei yang akan saya lakukan dari New York karena kebetulan saya sedang akan di sana untuk wisuda anak saya dari Columbia University NY,” tukasnya. [DIT]