Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Kembali ke pasangan capres-cawapres di 2024. “Jadi ada probability. Tiga atau empat pasangan, tapi sedikitnya tiga pasangan,” papar Bang Surya.
Menurutnya, pemilu nanti harus lebih baik. Belajar dari pilpres sebelumnya. Ada kesedihan yang mendalam akibat pembelahan cebong kampret. NasDem pun kena efeknya. Sampai-sampai pernah dicap sebagai partai penista agama. Dan, dampaknya sungguh berat. “NasDem di daerah kelahiran saya, di Aceh, suaranya langsung habis. Jatuh,” katanya.
Baca juga : SDM Jadi Kunci Pengembangan Mobil Listrik
Tetapi, apakah gara-gara ini, spirit kita memperjuangkan pluralisme harus mundur? Bang Surya bilang, semangat tidak boleh padam. Pemilu lalu adalah pelajaran yang pahit. Makanya, 2024 adalah saatnya bergandengan tangan, mendendangkan semangat ke-Indonesia-an.
“Ekses pemilu bolehlah ada, tapi harus terkontrol agar tidak menghancurkan bangsa ini,” katanya.
Baca juga : Rohidin Minta Pj Bupati Benteng Persiapkan Pilkada 2024
Bagaimana caranya mengakhiri polarisasi cebong kampret atau kadrun? Siapa tokoh yang akan diusung untuk mengakhiri cebong-kampret? Pertanyaan ini dijawab panjang lebar oleh Bang Surya.
Hari-hari ini, masyarakat risau dengan politik identitas. Politik aliran. Kita lelah bertempur dengan ego sektoral, etnis dan kesukuan. Ada juga kesombongan intelektual. Banyak yang bergelar tinggi tapi sekedar aksesoris. Banyak rumah ibadah dibangun tapi seolah tak berjiwa. Tak ada soul-nya.
Baca juga : PRIMA Serukan Pilpres Bebas Dari Polarisasi
Dalam pemilu nanti, Bang Surya ingin menghindari potensi konflik sekecil apa pun. Agar Indonesia bisa menjaga stabilitas nasional dan mampu melakukan akselerasi pembangunan. Jangan lagi set-back. “Bersyukur. Sekarang ada kekurangan, tapi Indonesia masih bisa tumbuh ekonominya,” kata Bang Surya.
Soal tokoh potensial capres-cawapres. Kata Bang Surya, saat ini, kita harus bisa menghargai semua potensi anak bangsa yang punya kapasitas. Dia tak mau menyebut nama. Yang jelas, katanya, semua pihak baiknya mengedepankan positive thinking untuk siapapun calon yang punya keinginan mendarmabaktikan diri bagi kepentingan bangsa. “Abang upayakan, semua bersatu. Musyawarah mufakat,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya