Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Menurut @insanridho, operasi transportasi publik mulai kembali normal secara bertahap. Transjakarta mulai mengaktifkan lagi sejumlah rute, seperti D31 Cinere -Kuningan dan B31 Bekasi Timur -Semanggi.
“Rute Transjakarta ini bisa jadi pilihan bagi yang terdampak perluasan ganjil-genap,” katanya.
Baca juga : Relawan Ganjar Mau Alihkan Dukungan Untuk Kuda Hitam
Akun @Andi_Widjaja mengusulkan agar tanda lalu lintas memasuki area gage dibuat jelas terbaca. Jangan menyebabkan pengendara masuk gage, namun tidak bisa cari jalan alternatif karena akan melanggar aturan lalu lintas lain.
Seharusnya, kata @himawansugeha95, agar masyarakat naik transportasi umum dan atasi macet, jangan cuma gage dan 3 in1 saja. Tapi parkir dinaikkan menjadi Rp 25 ribu-Rp 50 ribu per jam di area Thamrin-Sudirman.
Baca juga : Menko PMK Wanti wanti Soal Mitigasi Bencana Di Kampus Inismu Pacitan
“Tidak ada privilege/stiker parkir kecuali jajaran direksi. Jadi, semua karyawan bayar sesuai tarif parkir,” usulnya.
Akun @naapenaa kesal dengan orang-orang yang teriak-teriak macet, tapi tidak mau mengurangi kendaraan pribadi. Transportasi publik sudah diperbanyak, tapi tidak dimanfaatkan.
Baca juga : Enak Banget, Barca Ngarep Dapat Messi Dan Neymar Gratis
“Dibuat gage, eh malah beli mobil 2 dengan nomor ganjil dan nomor genap,” keluhnya.
Sementara, @JG tidak setuju dengan penambahan rute gage di Jakarta. Dia bilang, cuma di Jakarta gage dilakukan secara permanen untuk mengurangi macet, terlepas efektif atau tidak efektif. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya