Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sudah 5 Kali Jadi Menteri
Sofyan Direshuffle Lagi, Semoga Pak JK Ikhlas
Kamis, 16 Juni 2022 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - “Orang” Jusuf Kalla (JK) di kabinet Presiden Jokowi sekarang sudah habis. Satu-satunya orang dekat Pak JK, Sofyan Djalil, kemarin kena reshuffle. Sosok yang sudah lima kali menjadi menteri itu harus keluar dari kabinet, karena posisinya digantikan mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto. Semoga saja Pak JK ikhlas dengan keputusan Jokowi ini.
Sofyan Djalil sangat dekat dengan JK. Saat JK menjadi Wakil Presiden, baik di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Jokowi, Sofyan selalu menjadi salah satu anggota kabinet. Meski posisinya sering pindah-pindah.
Baca juga : Kabinet Di-Refresh Pakai Muka Lama
Pada pemerintahan SBY-JK pada periode 2004-2009, Sofyan dua kali duduk pos menteri berbeda. Pertama, pada 21 Oktober 2004-9 Mei 2007 dia menduduki posisi Menkominfo. Lalu kena reshuffle dan berpindah posisi menjadi Menteri BUMN pada periode 9 Mei 2007-20 Oktober 2009.
Saat JK tak menjabat wapres di periode 2009-2014, Sofyan pun ikut “nganggur”. Kemudian, saat JK menjadi wapresnya Jokowi pada 2014-2019, Sofyan langsung “mendapat kerjaan” lagi. Sofyan terhitung tiga kali menjadi menteri di periode ini.
Baca juga : Sekjennya Jadi Wamenaker, PBB: Selamat, Semoga Amanah
Di periode 27 Oktober 2014-12 Agustus 2015, dia menduduki posisi Menko Perekonomian. Saat ada reshuffle di 12 Agustus, Sofyan tetap aman. Hanya saja, posisinya digeser ke Menteri PPN/Kepala Bappenas, sampai 27 Juli 2017. Setelah itu, dia kemudian dipindah lagi ke posisi Menteri ATR/Kepala BPN sejak 27 Juli 2016.
Setelah JK lengser di 20 Oktober 2019, Jokowi masih menggunakan tenaga Sofyan untuk menduduki posisi Menteri ATR/Kepala BPN. Namun, kemarin, Sofyan harus keluar dari kabinet.
Baca juga : Sulap FABA Jadi Beton, Kementerian ESDM Apresiasi PLN
Saat prosesi serah terima jabatan dengan Hadi di Kantor Kementerian ART, kemarin sore, Sofyan tampak santai. Dia banyak senyum. Bahkan, tak ragu dia melemparkan candaan.
"Saya dengan Pak Hadi sama-sama 40 (tahun) lebih. Satu lebihnya banyak, satu lebihnya sedikit. Sama-sama berkumis. Tapi, saya selalu, kalau rapat kabinet, waktu Pak Hadi masih Panglima TNI, saya cemburu dengan kumis Pak Hadi, lebih lebat," kelakarnya, disambut gelak tawa para pejabat yang menghadiri serah terima jabatan itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya