Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sudah 5 Kali Jadi Menteri
Sofyan Direshuffle Lagi, Semoga Pak JK Ikhlas
Kamis, 16 Juni 2022 07:40 WIB
Sebelumnya
Sofyan lalu bercerita, beberapa hari lalu dipanggil Jokowi. Ia juga menceritakan kepada Hadi sejumlah program yang sudah berjalan baik. Seperti legalisasi aset pertanahan yang mencapai 80 juta bidang tanah, jauh lebih banyak dibandingkan 2015 sebanyak 46 juta.
Program lainnya adalah pemberantasan mafia tanah. Sofyan meyakini, mafia tanah akan berpikir 5-7 kali karena Kementerian ATR kini dipimpin mantan Panglima TNI. "Prinsip saya, mafia tanah tidak boleh tenang," ucap pria kelahiran Aceh Timur itu.
Baca juga : Kabinet Di-Refresh Pakai Muka Lama
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga berharap, PK JK ikhlas dengan “ditendangnya” Sofyan dari kabinet. Sebab, reshuffle Sofyan bukan karena masalah kinerja. Reshuffle itu dilakukan semata-mata untuk mengakomodir kepentingan politik.
“Jika pertimbangannya kinerja, Sofyan tidak layak di-reshuffle, karena prestasinya di Kementerian ATR cukup baik. Tapi ini reshuffle atas dasar akomodir politik,” ucapnya, kemarin.
Baca juga : Sekjennya Jadi Wamenaker, PBB: Selamat, Semoga Amanah
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin justru menduga, Sofyan kena reshuffle karena hubungan Jokowi dan JK yang sudah renggang duluan. Sebab, ada tujuan yang berbeda antara Jokowi dan JK untuk 2024. Maka, Sofyan sebagai orang dekat JK pun tidak diperlukan lagi di kabinet.
Kata Ujang, Jokowi lebih condong ke Ganjar Pranowo untuk 2024. Sedangkan JK terlihat sedang berusaha untuk mendorong Anies Baswedan.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya