Dewan Pers

Dark/Light Mode

Survei LSJ

Elektabilitas Prabowo Jauh di Atas Ketum Parpol Lain

Jumat, 17 Juni 2022 14:56 WIB
Peneliti Senior LSJ Fetra Ardianto saat menyampaikan rilisnya secara daring, Jumat (17/6). (Foto: Istimewa)
Peneliti Senior LSJ Fetra Ardianto saat menyampaikan rilisnya secara daring, Jumat (17/6). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis hasil survei nasional terbaru tentang Pilpres 2024. Hasilnya, mayoritas publik setuju partai politik sebagai sumber utama rekrutmen capres. Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan angka 44,4 persen.

"Hasilnya, sebagian terbesar responden, sebanyak 44,4 persen menjatuhkan pilihan pada Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai Capres 2024," ujar Peneliti Senior LSJ Fetra Ardianto, saat menyampaikan rilisnya secara daring, Jumat (17/6).

Fetra menjelaskan, hasil ini merupakan jawaban atas pertanyaan jika Pilpres dilaksanakan hari ini dan hanya diikuti oleh para ketua umum parpol, siapakah yang dipilih?. Di posisi kedua, ada Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 14,4 persen.

Selanjutnya, ada Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri deengan elektabilitas sebesar 5,6 persen, Ketum NasDem Surya Paloh (3,5 persen), Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto (3,1 persen), dan Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  Muhaimin Iskandar (2,0 persen).

Berita Terkait : Penyelidikan, KPK Garap Adik Ketum BPP HIPMI Mardani Maming

Sementara Ketum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, dan Ketum PPP Suharso Monoarfa masing-masing memperoleh dukungan kurang dari 1 persen responden. Sisanya, sekitar 25,3 persen mengaku bingung memilih ketum parpol yang mana alias belum menjatuhkan pilihan.

Fetra menilai, munculnya Prabowo Subianto sebagai ketum parpol paling favorit bukanlah barang baru. Sebab, dalam survei berbagai lembaga riset mainstream (termasuk LSJ) Prabowo memang selalu bertengger di puncak elektabilitas capres.

Seperti ditunjukkan kembali dalam survei nasional LSJ kali ini, elektabilitas Prabowo masih leading cukup signifikan dari tokoh-tokoh lainnya. Pun, ketika LSJ membuat simulasi Pilpres 2024 hanya diikuti oleh 3 orang tokoh (Prabowo, Ganjar dan Anies).

Hasilnya, Prabowo Subianto semakin kuat elektabilitasnya dengan 36,8 persen. Ganjar Pranowo dipilih oleh 27,5 persen responden dan Anies Baswedan 25,3 persen. Sementara itu, sebanyak 10,4 persen responden masih undecided alias belum punya pilihan.

Berita Terkait : Survei IPO: Anies, Capres Dengan Elektabilitas Paling Stabil

Peneliti Senior LSJ Reska Transiska mengungkapkan, di survei kali ini terungkap bahwa sebagian besar responden dengan reportase 52,8 persen mengaku setuju jika parpol menjadi sumber utama rekrutmen capres.

"Hanya 35,4 persen responden yang tak setuju parpol sebagai sarana utama rekrutmen capres dan sisanya, 11,8 persen menjawab tidak tahu," ujar Reska.

Reska menceritakan, meskipun dalam survei LSJ sebelumnya hampir 50 persen publik setuju adanya calon independen dalam pilpres 2024, namun data survei terbaru LSJ kali ini menegaskan bahwa parpol tetap harus menjadi sumber utama rekrutmen capres.

Artinya, setiap orang yang ingin ikut kontestasi capres hendaknya melalui parpol. Adanya minat para ketum parpol atau kader senior parpol untuk maju dalam Pilpres 2024 juga harus diapresiasi dan didorong.

Berita Terkait : Elektabilitas Menguat, Gabung KIB PAN Dapat Berkahnya

"Sebab di dalam negara demokrasi parpol memang merupakan sarana rekrutmen politik yang sah," tekannya.

Untuk diketahui, survei nasional LSJ kali ini dilaksanakan pada 28 Mei sampai 06 Juni 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi survei ini adalah seluruh calon pemilih dalam Pemilu 2024 atau berusia 16 tahun ke atas. Jumlah sampel sebesar 1450 responden yang diperoleh melalui teknik multi-stage random sampling.

Margin of error yang ditetapkan sebesar +/- 2,57 persen dengan level of confidence 95 persen. Pengumpulan data dilakukan secara tatap muka dengan seluruh responden yang dipandu dengan kuesioner. ■